Menu

Mode Gelap

Daerah · 17 Des 2021

Wabup Pinrang : Terus Berinovasi Para Pelaku Ekonomi Kreatif


					Photo : Istimewa Perbesar

Photo : Istimewa

NETIZ.ID, tahun 2021 oleh Pinrang Drs.H.Alimin,M.Si, Jum’at (17/12/21).

Alimin mengungkapkan bahwa, ekonomi kreatif merupakan sebuah di era normal baru yang dapat mengintensifkan dan kreatifitas para pelakunya.

“Ekonomi Kreatif berpotensi untuk menciptakan sumber ekonomi baru dengan kemajuan teknologi informasi dan internet,” Ujarnya

Dimasa Pandemi, kata dia, ekonomi kreatif dapat bertahan dan menjadi tulang punggung pemulihan ekonomi Nasional.

Wabup juga berharap agar para pelaku Ekonomi Kreatif ini dapat menjadi garda terdepan untuk menghadapi Demografi dimana Para pelaku Ekonomi Kreatif dapat menciptakan lapangan pekerjaan yang baru.

Wabup juga menambahkan agar para generasi muda dapat menciptakan ide kreatif untuk menggerakkan laju pergerakan ekonomi dan meningkatkan Ekonomi Daerah di kabupaten Pinrang.

“Saya harap Komite ini dapat menjadi wadah para pelaku Ekonomi Kreatif untuk meningkatkan potensi dan perekonomian Daerah,” Tutupnya (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 6 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido
Trending di Daerah