PALU,netiz.id — Sebanyak 389 pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Gubernur Anwar Hafid, Kamis (15/01/26), di Lapangan Pogombo, Kantor Gubernur Sulteng. Pelantikan ini menjadi momentum penegasan arah baru birokrasi Pemprov Sulteng yang berorientasi pada kinerja dan inovasi.
Pejabat yang dilantik terdiri atas 178 pejabat Eselon III, 204 pejabat Eselon IV, serta tujuh pejabat fungsional. Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, turut mendampingi Gubernur dalam prosesi tersebut.
Dalam arahannya, Gubernur Anwar Hafid secara tegas menolak stigma jabatan basah dan jabatan kering yang selama ini berkembang di birokrasi. Menurutnya, seluruh jabatan memiliki peran strategis dan peluang untuk berinovasi.
“Semua jabatan adalah amanah. Yang membedakan hanyalah sejauh mana kita bekerja dan berinovasi,” kata Anwar Hafid.
Ia menantang para pejabat untuk mendukung program 100 hari kerja dengan fokus utama pembenahan data, percepatan digitalisasi, serta penerapan sistem merit berbasis prestasi. Anwar Hafid menilai digitalisasi pemerintahan menjadi kunci percepatan pelayanan publik yang lebih efisien dan transparan.
Bahkan, Gubernur secara terbuka menjanjikan dukungan anggaran dan promosi jabatan bagi pejabat yang mampu menghadirkan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
“Kalau inovasinya bermanfaat, saya siapkan anggarannya dan saya promosikan dalam tiga bulan,” tegasnya.
Pelantikan ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa Pemprov Sulawesi Tengah siap membangun birokrasi yang profesional, berani bekerja, dan sepenuhnya berpihak pada kepentingan rakyat. (KB/*)




