Menu

Mode Gelap

Daerah · 28 Sep 2024

Tabur Bunga dan Doa, Memperingati Enam Tahun Korban Likuefaksi Palu.


					Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu, Usman saat melakukan penaburan bunga di lokasi pascabencana, Kelurahan Petobo Kota Palu. //FOTO:IMRON
Perbesar

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Palu, Usman saat melakukan penaburan bunga di lokasi pascabencana, Kelurahan Petobo Kota Palu. //FOTO:IMRON

PALU,netiz.id (Plh) Wali Kota Palu, yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda , , menghadiri upacara peringatan enam tahun tragedi likuefaksi yang melanda BTN Permai pada 28 September . Peringatan ini ditandai dengan kegiatan tabur bunga untuk mengenang para korban yang kehilangan nyawa dan harta benda dalam bencana alam tersebut.

Dalam sambutannya, Usman menyampaikan bahwa peringatan ini bukan hanya untuk mengenang tragedi yang telah terjadi, tetapi juga sebagai pengingat bagi masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana di masa depan. “Kita harus terus memetik pelajaran dari peristiwa ini dan memperkuat kebersamaan serta kepedulian di antara kita,” katanya, Sabtu (28/09/24).

Tabur bunga ini merupakan bagian dari rangkaian acara yang akan dilanjutkan dengan Zikir dan Doa pada malam harinya. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 19.30 WITA di lokasi yang sama. Zikir dan doa bersama ini diharapkan menjadi momen bagi masyarakat lintas agama untuk mempererat ikatan persaudaraan.

Sejumlah keluarga korban dan setempat dalam kegiatan ini. Mereka terlihat khusyuk saat bunga-bunga dilemparkan ke lokasi bekas pemukiman yang kini menjadi saksi bisu dari dahsyatnya likuefaksi. Selain masyarakat, acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pejabat Pemerintah Kota Palu yang memberikan penghormatan kepada para korban. Kehadiran para pejabat diharapkan dapat meneguhkan kembali komitmen pemerintah dalam menangani dan memitigasi bencana di masa depan.

Dengan adanya peringatan seperti ini, diharapkan masyarakat Kota Palu semakin waspada dan siap menghadapi segala kemungkinan bencana. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap tragedi, ada pelajaran berharga yang harus dipetik bersama. (Dg)

Artikel ini telah dibaca 86 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng

SMA Kristen Bala Keselamatan Palu Serius Benahi Perpustakaan Jelang Akreditasi

14 Januari 2026 - 06:49

Dispusaka Sulteng

Dispusaka Sulteng Awali 2026 dengan Penegasan Disiplin dan Layanan Publik

14 Januari 2026 - 06:31

Dispusaka Sulteng
Trending di Daerah