DONGGALA,netiz.id — Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Donggala melalui Dinas Ketahanan Pangan terus berupaya menangani masalah stunting yang menjadi salah satu fokus utama mereka. Dalam langkah terbaru, Pemda Donggala berencana menyalurkan bantuan pangan ke sembilan kecamatan yang menjadi prioritas dalam program penurunan angka stunting.
Dalam rencana ini, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Donggala akan menyalurkan berbagai jenis bahan pangan, termasuk 17 ton beras, 2.300 kg kacang hijau, 2.470 rak telur ayam, dan 1.145 dus susu. Bantuan ini ditargetkan untuk menjangkau 2.509 Kepala Keluarga (KK) di 28 desa yang tersebar di sembilan kecamatan, yaitu Kecamatan Banawa, Banawa Tengah, Banawa Selatan, Tanantovea, Sindue, Sindue Tombusabora, Balaesang Tanjung, Dampelas, dan Sojol.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Donggala, Muhammad Fahri, menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program intervensi dan cadangan pangan Pemda untuk mengatasi permasalahan stunting. “Langkah ini diambil sebagai respons terhadap permasalahan balita stunting di Kabupaten Donggala, yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini diruang kerjanya pada Kamis (15/08/24)
Lanjutnya, Penyaluran bantuan telah dimulai pada tanggal 12 Agustus, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Donggala.
“Pemda Donggala berharap, dengan langkah ini, angka stunting di wilayah tersebut dapat ditekan secara signifikan, sehingga anak-anak dapat tumbuh dengan sehat dan kuat,” katanya
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesejahteraan gizi anak-anak di Donggala, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen jangka panjang pemerintah dalam memastikan generasi penerus memiliki masa depan yang lebih baik. Pemda Donggala berjanji untuk terus menjalankan program-program yang mendukung kesehatan dan pertumbuhan anak-anak. Demikian Kadis Ketapang. (KB)




