Menu

Mode Gelap

Daerah · 25 Jul 2025

Sekprov Sulteng Dorong CPNS Jadi Agen Perubahan Lewat Latsar 2025


					Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Novalina. FOTO: istimewa Perbesar

Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Novalina. FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Novalina, secara membuka kegiatan Calon Pegawai Negeri Sipil (Latsar ) Tahun 2025 lingkup . Kegiatan ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting dari Gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia () Provinsi Sulteng, Kamis (24/07/25).

Dalam sambutannya, Sekprov Novalina menegaskan pentingnya peran ASN sebagai pelayan publik yang tidak hanya profesional, tetapi juga berintegritas. Ia menekankan bahwa bukan sekadar tahapan administratif, melainkan fondasi awal dalam membentuk karakter ASN yang berwawasan kebangsaan dan memiliki semangat melayani.

“Jadilah ASN yang adaptif, responsif, dan inovatif. Karena di pundak kalian, masa depan birokrasi dan pelayanan masyarakat kita dipertaruhkan,” tegas Sekprov.

Ia juga mengingatkan bahwa ASN merupakan wajah negara di tengah masyarakat. Oleh sebab itu, setiap tindakan dan keputusan yang diambil harus sejalan dengan nilai-nilai dasar ASN, yaitu akuntabilitas, nasionalisme, etika publik, komitmen mutu, serta anti korupsi.

Sekprov turut mengapresiasi BPSDM Provinsi Sulteng yang telah bekerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Latsar CPNS 2025 diikuti oleh 441 peserta dari 19 perangkat daerah, terdiri atas 326 peserta Golongan III dan 115 peserta Golongan II.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Manajerial dan Fungsional BPSDMD Sulteng, Mohammad Fadhly, , M.Si, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini mengacu pada sejumlah regulasi terbaru, termasuk Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN dan berbagai teknis dari LAN.

Pelatihan dilaksanakan dengan metode Blended Learning selama 64 hari kerja, yang terbagi dalam empat tahap:

  1. Pembelajaran Mandiri selama 9 hari secara daring,
  2. Distance Learning selama 22 hari melalui LMS (Learning Management System),
  3. Aktualisasi di tempat kerja selama 30 hari, dan
  4. Pembelajaran klasikal selama 3 hari secara tatap muka.

“Kami berharap, pelatihan ini tidak hanya memberikan pemahaman teknis, tetapi juga membentuk sikap dan perilaku ASN yang unggul, jujur, dan bertanggung jawab. Para CPNS harus siap menjadi agen dalam birokrasi yang dinamis,” tutup Fadhly.

Dengan pelatihan ini, Pemerintah Provinsi menaruh harapan besar kepada para CPNS agar mampu membawa semangat baru dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berorientasi pada kepentingan rakyat. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 16 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG
Trending di Daerah