DONGGALA,netiz.id – Beredarnya foto-foto di media sosial (Sosmed) terkait kosongnya perabotan di rumah dinas atau rumah jabatan (rujab) Bupati Donggala dalam beberapa waktu terakhir telah menimbulkan kehebohan. Pada akhir masa jabatan Kasman Lassa sebagai Bupati Donggala, sang bupati dikabarkan meninggalkan rumah dinas dan pindah ke desa asalnya, yaitu desa Kola-kola.
Dari cuitan akun Bang Jalu yang menampilkan foto ruangan dinas dengan hanya tersisa satu sofa, sementara perabotan lain entah ke mana, “Wah. Tinggal begitu saja.” Secara spontan, beberapa akun memberikan komentar pedas seperti, “Itu kan aset daerah, kemana semuanya?” Bukan hanya itu, beberapa akun lainnya juga memberikan komentar pedas, “Tidak cukup puas 10 tahun menjabat, sekarang kursi, meja, dan gorden pun diambil juga.”
Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Rustam Effendi, Kabupaten Donggala, saat diwawancarai setelah rapat penuh pada hari Kamis kemarin (26/10/23), menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pemeriksaan langsung di rumah dinas untuk mengklarifikasi apa yang menjadi perbincangan di kalangan masyarakat.
Dia juga memerintahkan Kepala Bagian Perlengkapan Umum (Perlum) dan Kepala Bidang Aset untuk melakukan inventarisasi aset yang berada di rumah dinas Bupati.
Sekda juga menegaskan bahwa Bupati bertanggung jawab atas aset milik daerah (BMD), sementara Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) bertanggung jawab atas tugas terkait. Namun, jika muncul situasi yang membingungkan, langkah pertama adalah melakukan klarifikasi.
Sementara itu, Kepala Bagian (Kabag) sekaligus Penjabat Kepala Desa Powelua, Amin Rusagau, menyatakan bahwa aset yang berada di rumah dinas bupati masih utuh dan berada dalam pengawasannya.
“Harap membedakan antara aset pemerintah daerah dan aset pribadi, jadi yang diambil oleh Pak Bupati di rumah dinas adalah aset pribadinya,” tegas Amin.
Di lain pihak, Ketua DPRD Donggala, Takwin, saat diwawancarai oleh media ini pada Sabtu (28/10/23), mengatakan bahwa pihaknya akan mengundang bagian aset.
“Tunggu saja, nanti kami akan mengundang bagian aset untuk meminta penjelasan terkait informasi tersebut,” tegasnya. (KB)




