PALU,netiz.id — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Donggala yang juga Ketua Panitia Pelaksana Job Fit, Rustam Effendi, menegaskan bahwa pelaksanaan uji kompetensi pejabat kali ini benar-benar mengedepankan prinsip objektivitas dan profesionalisme. Ia menyebut, Bupati Donggala menunjukkan komitmen kuat untuk meniadakan praktik penempatan jabatan berdasarkan kedekatan pribadi, latar belakang sosial, atau hubungan kerja.
“Bupati mengambil langkah berani dengan meninggalkan pola lama. Penentuan jabatan kini murni berdasarkan hasil asesmen dan uji kompetensi,” ungkap Rustam pada Kamis (16/10/25).
Ia menilai kebijakan tersebut penting untuk mendukung kinerja pemerintahan yang efektif dan bersih dari unsur subjektivitas.
Menurutnya, pimpinan OPD adalah pelaksana utama visi dan misi kepala daerah di unit kerjanya. Karena itu, hanya mereka yang memiliki kemampuan dan komitmen tinggi yang layak dipercaya mengemban jabatan strategis. “Tidak masuk akal jika ingin kinerja bagus tapi menempatkan orang yang tidak kompeten,” tegasnya.
Rustam berharap, pelaksanaan job fit ini menjadi momentum bagi Pemkab Donggala untuk menegakkan meritokrasi dalam birokrasi, sehingga pejabat yang terpilih benar-benar sesuai potensi dan kinerjanya. (KB)




