Menu

Mode Gelap

Daerah · 3 Mei 2025

PT BTIIG Dituding Ancam Irigasi Pertanian, Warga Dua Kecamatan Siap Gelar Aksi


					Bendungan Karaopa . FOTO: TIM Perbesar

Bendungan Karaopa . FOTO: TIM

MOROWALI,netiz.id — Rencana jalur pipa oleh (BTIIG) untuk mengambil air baku dari Sungai Karaopa menuai penolakan keras dari warga di dua kecamatan di Kabupaten Morowali, yakni Bumi Raya dan Witaponda.

Penolakan ini mencuat setelah beredar informasi bahwa perusahaan tersebut tengah mempersiapkan pembangunan crossing jalur pipa dari Sungai Karaopa sumber utama pasokan air bagi lebih dari dua ribu hektare sawah milik petani di wilayah tersebut.

sendiri merupakan infrastruktur vital yang dibangun pada masa pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri dan diresmikan pada tahun 2004. Bendungan ini sejak lama menjadi tulang punggung irigasi pertanian dan penopang ketahanan lokal, khususnya di tengah tekanan industri pertambangan yang terus meluas di Morowali.

Azmy, salah satu warga Witaponda, mengatakan Sungai Karaopa mengairi sekitar 13 di dua kecamatan. Ia menilai pengambilan air oleh perusahaan akan memperparah kondisi petani yang saat ini saja sudah kesulitan mengakses air, terutama saat musim kemarau.

“Air dari Sungai Karaopa digunakan untuk menyuplai lebih dari dua ribu hektare sawah petani. Kalau perusahaan juga ikut ambil, kami petani akan semakin susah,” ujar Azmy, Sabtu (03/05/25).

Ia juga mengungkapkan keresahan warga atas aktivitas awal perusahaan yang disebut-sebut telah melakukan penanaman pipa di Desa Marga Mulya menuju Sungai Karaopa.

“Seluruh saat ini gelisah dan meminta agar rencana itu dibatalkan secara permanen, karena akan berdampak negatif pada petani dan keberlangsungan Morowali,” lanjutnya.

Sebagai bentuk penolakan, warga dari Kecamatan Bumi Raya dan Witaponda berencana menggelar aksi damai di kawasan PT BTIIG pada Senin, 5 Mei mendatang. Mereka menuntut perusahaan menghentikan seluruh rencana pengambilan air dari Sungai Karaopa dan menghormati kepentingan masyarakat lokal. (*)

Artikel ini telah dibaca 83 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Komisi I DPRD Sulteng–KPID Duduk Bersama, Fokus Pengawasan Penyiaran

12 Januari 2026 - 14:05

DPRD SULTENG

DPRD Sulteng Dukung Penguatan Sinergi TNI AL melalui Kunjungan Kerja Komandan Komando

12 Januari 2026 - 13:46

DPRD SULTENG

Jembatan Lero Tergerus Banjir, Warga Harap Tindakan Cepat Pemerintah

12 Januari 2026 - 08:57

Jembatan Lero Donggala

Bukit Salena Dilirik Jadi Pusat Paralayang, Anwar Hafid Dorong Peran Anak Muda dan Pariwisata

12 Januari 2026 - 07:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Empat Desa di Tanantovea Terdampak Banjir, Warga Mengungsi Mandiri

12 Januari 2026 - 07:04

Banjir Tanantovea

Gubernur Anwar Hafid Tinjau Paralayang Bukit Salena, Siap Jadi Ikon Olahraga Dirgantara Sulteng

12 Januari 2026 - 06:24

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah