Menu

Mode Gelap

Daerah · 20 Nov 2024

Pjs. Wali Kota Palu Dampingi Kunjungan Kerja KPPP Sulawesi Tengah ke BPP Duyu


					Pjs. Wali Kota Palu, Muchsin Husein Pakaya, mendampingi Komisi Penyuluhan Pertanian Provinsi (KPPP) Sulawesi Tengah dalam kunjungan kerja ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Duyu, Selasa (19/11/24). FOTO: IWAN Perbesar

Pjs. Wali Kota Palu, Muchsin Husein Pakaya, mendampingi Komisi Penyuluhan Pertanian Provinsi (KPPP) Sulawesi Tengah dalam kunjungan kerja ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Duyu, Selasa (19/11/24). FOTO: IWAN

,netiz.id – Penjabat Sementara (Pjs.) Wali Kota Palu, Muchsin Husein Pakaya, mendampingi Komisi Penyuluhan Pertanian Provinsi (KPPP) Sulawesi Tengah dalam kunjungan kerja ke Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) , Selasa (19/11/24). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan pembinaan dan monitoring terhadap kegiatan penyuluhan di BPP tersebut.

Hadir dalam kunjungan ini Ketua KPPP , Dr. Ir. Hasanuddin Atjo, MP, perwakilan dan Ketahanan Pangan Kota Palu, Ketua Komisi Penyuluhan Pertanian Kota (KPPK) Palu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Sulawesi Tengah dan Kota Palu, serta sejumlah penyuluh pertanian dari WKBPP Duyu. Tak ketinggalan, perwakilan kelompok tani, termasuk Ketua Koperasi Saudara Unggas dan Kelompok Tani Anggur Duyu Bangkit, juga turut hadir.

Dalam diskusi yang digelar, sejumlah isu strategis menjadi perhatian utama. Di antaranya adalah pengembangan di Kota Palu, peningkatan kompetensi (SDM) penyuluh, penguatan kelembagaan , serta upaya pengelolaan pascapanen dan pemasaran hasil komoditas pertanian. Potensi sektor pertanian di Kota Palu, seperti tanaman pangan, hortikultura, peternakan, dan perikanan air tawar, juga menjadi sorotan.

Ketua KPPP Sulawesi Tengah, Hasanuddin Atjo, menggarisbawahi pentingnya inovasi dan transformasi dalam mendukung pelaku utama sektor pertanian, seperti petani, peternak, dan pembudidaya ikan. Ia menegaskan bahwa produk pertanian harus memiliki kualitas yang mampu bersaing, baik di pasar regional maupun internasional.

“Keberadaan transportasi kapal Ro-Ro yang menghubungkan Palu, Balikpapan, dan Surabaya, serta permintaan dari perusahaan di Sulawesi Tengah, adalah peluang strategis untuk memperluas pasar komoditas pertanian kita,” ungkap Hasanuddin.

Sementara itu, Pjs. Wali Kota Palu, Muchsin Husein Pakaya, menekankan bahwa produk pertanian Kota Palu memiliki peluang besar untuk dipasarkan ke Ibu Kota Nusantara (IKN). Ia juga optimistis Kota Palu dapat menjadi destinasi bagi masyarakat IKN, yang pada akhirnya akan meningkatkan permintaan terhadap produk pertanian segar dan olahan dari daerah tersebut.

Pada akhir pertemuan, Pjs. Wali Kota mengusulkan agar berbagai poin strategis, seperti dukungan terhadap kelembagaan petani dan penyelenggaraan penyuluhan, dapat dimasukkan dalam rencana penganggaran melalui dinas terkait, baik di tingkat provinsi maupun Kota Palu.

Kunjungan ini diharapkan dapat menghasilkan rekomendasi strategis untuk pengembangan sektor pertanian di Kota Palu, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani di wilayah tersebut. (*)

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng
Trending di Daerah