Menu

Mode Gelap

Daerah · 14 Jan 2025

Penemuan Mayat Wisatawan Asing Gegerkan Warga Tojo Una-Una


					FOTO: ist Perbesar

FOTO: ist

TOUNA,netiz.id – Warga Tojo Una-Una digegerkan dengan penemuan mayat seorang Warga Negara Asing () di area Resort Dive Pristine, Desa Binanguna, Kecamatan Una-Una, Kabupaten Tojo Una-Una, pada Minggu (12/01/25) sekitar pukul 18.30 WITA.

Korban yang diketahui bernama Louis Marmy (19), berkewarganegaraan , ditemukan oleh salah seorang pegawai resort di area pantai dengan radius 100 meter dari resort. Kapolres Tojo Una-Una, AKBP Ridwan J.M. Hutagaol, S.I.K., , menjelaskan bahwa korban ditemukan di dalam air pada kedalaman kurang lebih 6 meter.

“Korban ditemukan dalam posisi tertidur, menggunakan kacamata , sepatu bebek, sabuk pemberat seberat 2 kilogram, dan celana pendek berwarna oranye,” jelas AKBP Ridwan.

Pegawai resort yang menemukan korban langsung membawanya ke permukaan dan ke jembatan resort, sambil berteriak meminta pertolongan. Mendengar teriakan tersebut, manajer resort yang sedang berada di kafe segera datang dan memberikan bantuan pertama, seperti memeriksa nadi, memberikan napas bantuan, hingga melakukan pemijatan jantung (CPR).

“Namun, meski sudah diberikan pertolongan pertama, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa. Manajer resort kemudian segera melaporkan kejadian ini kepada pemilik resort,” lanjut Kapolres.

Petugas Evakuasi dan Penyelidikan
Sekitar pukul 21.30 WITA, tim gabungan dari Polsek Una-Una, Koramil Una-Una, dan tenaga medis RS Wakai bergerak dari Pelabuhan Wakai menuju lokasi kejadian. Pada pukul 22.30 WITA, petugas di lokasi, mengumpulkan keterangan saksi, dan mengevakuasi korban.

“Jenazah kemudian dibawa ke RS Wakai menggunakan speedboat setelah berkoordinasi dengan pihak RS, Pemerintah Kecamatan Una-Una, dan pemilik resort,” ujar AKBP Ridwan.

Kunjungan Kedua Korban ke Resort
Berdasarkan keterangan pihak resort, korban Louis Marmy diketahui sudah kali mengunjungi Resort Dive Pristine. Kunjungan pertama berlangsung pada 11-23 Desember , di mana korban datang seorang diri. Pada kunjungan kedua, korban kembali memesan penginapan untuk periode 9-23 Januari , juga seorang diri.

Hingga kini, penyebab pasti kematian korban belum diketahui. Kapolres Tojo Una-Una menyatakan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak Imigrasi dan RS Wakai untuk keperluan visum atau autopsi.

“Kami akan memastikan penyebab kematian korban melalui proses lebih lanjut,” tutup Kapolres AKBP Ridwan J.M. Hutagaol. (*)

Artikel ini telah dibaca 130 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng
Trending di Daerah