PALU,netiz.id — Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Perhubungan menggelar Bimbingan Teknis Pengoperasian Angkutan Umum bagi Petugas Pelayanan Trans Donggala dan Angkutan Perkotaan (Feeder). Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sriti, Kota Palu pada Kamis (05/12/24), ini secara resmi dibuka oleh Asisten II Pemkab Donggala, Sofyan Dg Malaba.
Acara tersebut diikuti oleh 18 peserta dari Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala dan menghadirkan 7 narasumber dari Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur serta Trans Jatim. Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Jawa Timur diwakili oleh Kepala Bidang Angkutan Jalan, Ainur Rhofiq.
Dalam sambutannya, Sofyan Dg Malaba menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan peluncuran program Bus Trans Donggala, yang direncanakan beroperasi pada akhir tahun 2024. Program ini mengadopsi skema pembelian layanan sesuai dengan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 9 Tahun 2020 tentang Pemberian Subsidi Angkutan Penumpang Umum Perkotaan, yang telah diubah dengan PM Nomor 2 Tahun 2022.
“Kehadiran Bus Trans Donggala diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat, baik barang maupun orang, sekaligus mendukung pertumbuhan sektor-sektor penting seperti perdagangan dan pariwisata,” ujar Sofyan.
Sofyan juga menekankan pentingnya peran petugas pelayanan (pramugara/pramugari) dalam memberikan layanan kepada pengguna jasa Trans Donggala dan Angkutan Perkotaan (Feeder). Oleh karena itu, bimbingan teknis ini bertujuan untuk membekali para petugas dengan pemahaman terkait tugas dan tanggung jawab mereka.
“Kami berharap peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan serius agar dapat menjalankan tugasnya secara profesional saat layanan ini beroperasi nanti,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia memberikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala atas kerja keras mereka dalam menyiapkan angkutan umum yang berkelanjutan untuk masyarakat.
Dengan kehadiran Bus Trans Donggala, Sofyan optimis layanan ini akan menjadi solusi bagi kebutuhan mobilitas masyarakat di Kabupaten Donggala yang memiliki wilayah luas, sekaligus mendorong peningkatan kualitas transportasi umum di daerah tersebut. (Dg)




