DONGGALA,netiz.id – Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari layanan Bus Trans Donggala hingga Oktober 2025 tercatat telah menembus angka Rp1 miliar. Capaian ini jauh melampaui target awal yang hanya sebesar Rp268 juta untuk tahun berjalan.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Donggala, Happy Handayani Noor, melalui Kepala Bidang Angkutan, Zainal, mengatakan capaian tersebut menjadi bukti meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan transportasi publik yang dikelola pemerintah daerah.
“Target kami sebenarnya di angka Rp1,5 miliar. Alhamdulillah, hingga Oktober ini sudah mencapai Rp1 miliar. Kami optimis bisa menembus target hingga akhir tahun,” ujar Zainal, Rabu, (22/10/25).
Bus Trans Donggala merupakan layanan transportasi berbasis skema buy-the-service (BTS), di mana biaya perawatan dan operasional bus ditanggung langsung oleh perusahaan penyedia jasa. Dengan skema ini, pemerintah daerah hanya berfokus pada peningkatan pelayanan dan perluasan rute agar semakin banyak masyarakat yang bisa menikmati moda transportasi yang nyaman dan terjangkau.
Zainal menambahkan keberhasilan ini tak lepas dari tingginya antusiasme warga dalam menggunakan layanan Bus Trans Donggala, terutama pada rute padat seperti Donggala–Palu dan sebaliknya.
Terkait penambahan unit, Zainal mengatakan hal itu merupakan salah satu permintaan masyarakat. “Namun penambahan unit akan kami lihat sesuai ketersediaan anggaran daerah,” ujarnya.
“Kami juga telah melaporkan capaian ini kepada Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, dan berharap mendapat respons untuk langkah lanjutan,” tutupnya. (KB)




