BANGGAILAUT,netiz.id — Seorang nelayan asal desa Mansalean, Kecamatan Labobo, Kabupaten Banggai Laut, dilaporkan hilang kontak saat berada di laut pada Kamis malam (24/8/23). Nelayan yang dikenal dengan sapaan Aston (63 tahun) ini seharusnya kembali dari melaut pada pukul 20.00 WITA, namun hingga kini belum ada kabar tentang keberadaannya.
Pihak Balai Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu menerima laporan pertama kali dari Eki, seorang warga setempat, pada pukul 11.00 WITA.
Andrias Hendrik Johannes, juru bicara Basarnas Palu, menyatakan bahwa Aston adalah seorang nelayan yang berpengalaman dan rutin melaut. Namun, kepergiannya pada Kamis sore untuk mencari ikan berubah menjadi keprihatinan saat ia tidak pulang sesuai jadwal.
“Tim dari Unit Siaga SAR Banggai Laut, bersama dengan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bpbd) Kabupaten Banggai Laut, telah dikerahkan untuk melakukan pencarian di perairan tempat Aston terakhir kali dilaporkan berada. Upaya pencarian dilakukan dengan dukungan 1 unit perahu karet (rubber boat) dan 1 unit perahu cepat (speed boat),” Ucapnya
juru bicara Basarnas Palu berharap bahwa Aston segera ditemukan dengan selamat. Tim pencarian, terdiri dari personel Unit Siaga SAR Banggai Laut, anggota Bpbd, dan melibatkan partisipasi masyarakat setempat, akan terus berupaya semaksimal mungkin untuk menemukan nelayan yang hilang ini. Demikian Andrias Hendrik Johannes. (*)




