DONGGALA,netiz.id — Anggota DPRD Donggala dari Fraksi Partai Perindo, Nasir, menyatakan bahwa wilayah Loli sudah layak untuk dimekarkan menjadi kecamatan baru. Hal itu disampaikan saat ia melaksanakan kegiatan reses masa sidang ketiga di Desa Loli Dondo, Jumat (10/10/25).
Dalam pertemuan yang dihadiri tokoh masyarakat dan perangkat desa tersebut, warga kembali menyuarakan aspirasi lama mengenai pemekaran Loli Bersaudara menjadi kecamatan. Aspirasi ini, menurut Nasir, merupakan keinginan kuat masyarakat yang telah disampaikan berulang kali setiap kali dirinya turun reses.
“Wilayah Loli ini sudah memenuhi banyak kriteria untuk dimekarkan. Mulai dari luas wilayah, jumlah penduduk, sumber daya manusia, hingga potensi sumber daya alam yang sangat mendukung,” ujar Nasir.
Ia menambahkan, dari sisi infrastruktur dan pelayanan dasar, wilayah Loli juga terus berkembang. Saat ini, di wilayah tersebut telah berdiri dua sekolah menengah pertama (SMP) yang menjadi salah satu indikator penting pemenuhan syarat pemekaran kecamatan.
“Memang kita masih kekurangan satu SMA. Karena itu, kami juga tengah mengajukan usulan kepada Pemerintah Provinsi agar membangun SMA di wilayah Loli,” tambahnya.
Nasir mengungkapkan, wacana pemekaran Loli sebenarnya bukan hal baru. Upaya tersebut sudah dilakukan sejak sepuluh tahun lalu, bahkan dirinya turut terlibat dalam penyusunan dan pengajuan proposal pemekaran ke pemerintah daerah.
“Saya sudah beberapa kali reses di lima desa di wilayah Loli. Aspirasi warga selalu sama, yakni memperjuangkan agar Loli berdiri sebagai kecamatan sendiri,” ungkap Nasir.
Menindaklanjuti aspirasi masyarakat, Nasir mengaku telah berkoordinasi dengan Bupati Donggala Vera Elena Laruni dan Ketua Komisi I DPRD Donggala Mohammad Irvan. Saat ini, pihaknya tengah melakukan kajian terhadap syarat-syarat administratif dan teknis yang diatur dalam peraturan pemerintah terkait pembentukan daerah dan kecamatan baru.
“Saya sudah sampaikan aspirasi ini ke Bupati dan Ketua Komisi I. Alhamdulillah, keduanya merespons positif dan mendukung langkah kajian pemekaran Kecamatan Loli,” tutur Nasir.
Nasir berharap, proses kajian dan pengumpulan dokumen persyaratan dapat segera rampung, agar masyarakat Loli dapat merasakan pelayanan publik yang lebih dekat dan efektif.
“Intinya, kami akan terus mengawal aspirasi ini hingga terealisasi. Saya yakin Loli sudah siap menjadi kecamatan baru di Donggala,” tegasnya. (KB/Ujs)




