Menu

Mode Gelap

Daerah · 12 Jun 2023

Mahasiswi Kehutanan Unhas Tewas dalam Keadaan Hamil, Pacarnya Tersangka Utama


					Photo : Ilustrasi Perbesar

Photo : Ilustrasi

MAKASSAR,netiz.id – Seorang Fakultas Kehutanan Universitas Hasanuddin (Unhas), yang bernama M (20), dibunuh oleh kekasihnya sendiri yang bernama RJ alias Joshua. tersebut tega menghabisi nyawa yang sedang hamil empat bulan.

Hal itu diungkapkan Kapolrestabes Kombes Mokhamad Ngajib. Senin (12/6/23)

“Kami patut menduga bahwa pacar korban adalah pelaku pembunuhan,” ujar Kapolrestabes Makassar Kombes Mokhamad Ngajib kepada di Polsek Tamalanrea seperti dilansir Terkini.id

Kapolrestabes menjelaskan bahwa pelaku menghabisi nyawa korban karena ingin menggugurkan kandungan kekasihnya tersebut. Selain itu, ditemukan juga tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Hasil visum dan autopsi oleh dokter forensik mengungkapkan adanya luka akibat kekerasan di sebelah mata pipi kiri dan bagian belakang kepala korban.

“Hasil autopsi menunjukkan bahwa di dalam tubuh korban terdapat janin berusia 4 bulan,” kata Ngajib.

Polisi mengatakan bahwa mereka telah mengamankan beberapa barang bukti terkait kasus ini, termasuk pakaian korban dan beberapa jenis obat di tempat kejadian perkara (TKP).

Sebelumnya, Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Lando KS, menjelaskan bahwa M ditemukan terlentang di dalam oleh tetangga kamarnya pada Sabtu malam sekitar pukul 18.15 WITA.

Lando menjelaskan bahwa kejadian itu dimulai ketika tetangga kosnya melihat tempat penampungan air yang tidak kunjung penuh. Mereka kemudian memeriksa kamar Marsa setelah mendengar suara air terus mengalir. Ketika berada di depan kamar M, mereka mencoba menghubungi mahasiswi semester 6 tersebut melalui ponsel pribadinya, tetapi tidak mendapatkan jawaban.

“Kemudian saksi-saksi (tiga perempuan tetangga kos) membuka kamar korban dan melihat M dalam posisi tidur terlentang. Mereka melihat tangan korban memar kebiruan,” katanya.

“Wajah korban terlihat biru-biru, dan bibirnya berwarna hitam lebam dengan bekas darah kering di mulut dan hidung yang mengeluarkan busa,” tambahnya.

Tetangga kos Marsa kemudian menghubungi pacarnya, Joshua. Joshua datang dan memeriksa kondisi M yang sudah terlentang.

“Saksi memeriksa tidak ada denyut nadi, tidak ada tanda di leher. Mulut korban sedikit terbuka, seperti ada serbuk atau busa, dan tangannya dalam posisi seperti menggenggam,” jelasnya.

Lando mengatakan bahwa Joshua kemudian memesan taksi online dan Marsa dibawa ke RS Unhas.

Banyaknya luka lebam pada tubuh M dianggap mencurigakan oleh keluarganya. Oleh karena itu, keluarga meminta polisi melakukan autopsi terhadap korban. Autopsi dilakukan oleh tim Forensik Dokpol Biddokkes Polda di Kumala, Makassar.

“Iya, kasihan, banyak luka lebam. Juga ada darah yang keluar dari hidungnya,” ucap salah satu anggota keluarga korban.

Setelah dilakukan autopsi, rencananya jenazah korban akan langsung dibawa ke kampung halamannya dengan menggunakan ambulans. Kampung halaman M terletak di Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sinjai Borong, .

“Ya, rencananya begitu, langsung dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan,” jelasnya. (*)

Artikel ini telah dibaca 361 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Jembatan Lero Tergerus Banjir, Warga Harap Tindakan Cepat Pemerintah

12 Januari 2026 - 08:57

Jembatan Lero Donggala

Bukit Salena Dilirik Jadi Pusat Paralayang, Anwar Hafid Dorong Peran Anak Muda dan Pariwisata

12 Januari 2026 - 07:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Empat Desa di Tanantovea Terdampak Banjir, Warga Mengungsi Mandiri

12 Januari 2026 - 07:04

Banjir Tanantovea

Gubernur Anwar Hafid Tinjau Paralayang Bukit Salena, Siap Jadi Ikon Olahraga Dirgantara Sulteng

12 Januari 2026 - 06:24

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Tinjau Wisata Paralayang, Gubernur Anwar Hafid Salat Magrib di Bukit Salena

11 Januari 2026 - 06:48

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Geo Portal Jadi Andalan Pemprov Sulteng, Anwar Hafid: Ini Kebanggaan Daerah

10 Januari 2026 - 15:59

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah