SIGI,netiz.id — Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Tengah bersama PT Pelindo Group menyerahkan bantuan intervensi untuk bayi/balita stunting dan ibu hamil kurang energi kronik (KEK) di tiga desa di Kabupaten Sigi. Desa-desa tersebut yaitu Desa Baluase, Desa Rogo, dan Desa Walatana. Kegiatan penyerahan bantuan ini berlangsung di Baruga Kantor Camat Dolo Selatan.
Penyerahan bantuan dihadiri oleh perwakilan Sekwan DPRD Sulteng, Kasubbag Umum dan Kepegawaian Rosleni Aluman, S.Kom,MM, Sekwan DPRD Sigi Imron Noor, Camat Dolo Selatan Yahya Landua,S.Ag, GM PT.Pelindo Group Ramdan Affan, Kepala Puskesmas Baluase, Dinkes Sigi, serta Kades Baluase dan Walatana.
Bantuan yang diberikan berupa telur, susu, gula, dan beras. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi bayi/balita stunting dan ibu hamil KEK di tiga desa tersebut pada Kamis (13/07/24)
Dalam sambutannya, Camat Dolo Selatan Yahya Landua menyampaikan pentingnya perhatian terhadap anak-anak dan ibu hamil. Ia juga mendorong ibu-ibu untuk rutin membawa anak-anaknya ke posyandu untuk memantau perkembangannya. Bupati Sigi juga akan memberikan penghargaan kepada desa yang tidak memiliki kasus stunting, dan kepala desa juga diimbau untuk memberikan penghargaan kepada kader yang berhasil mencapai target.
Sekwan Sigi Imron Noor menyampaikan apresiasinya atas program stunting di Kabupaten Sigi yang telah berjalan dengan baik melalui posyandu dan puskesmas. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada pemerintah daerah atas bantuan tahap I yang menunjukkan adanya penurunan angka stunting. Sekwan Sigi berharap bantuan tahap II ini dapat semakin mempercepat penurunan angka stunting di Sigi.
Kasubbag Umum dan Kepegawaian Rosleni Aluman selaku perwakilan Sekwan DPRD Sulteng menyampaikan bahwa total bantuan yang sudah diserahkan adalah sebesar 56 juta rupiah. Selain bantuan berupa makanan, Sekwan DPRD Sulteng juga akan mengadakan sosialisasi tentang pencegahan pernikahan dini dan stunting di tingkat SMP dan SMA pada minggu kedua atau ketiga bulan Juli ini. Sekretariat DPRD juga meminta kepada Dinas Kesehatan Sigi dan kepala desa untuk memantau pendistribusian bantuan ini. Evaluasi akan dilakukan setiap dua minggu untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
GM PT.Pelindo Ramdan Affan menyampaikan bahwa stunting merupakan masalah nasional dan sesuai dengan instruksi Presiden, seluruh pihak terkait harus bersama-sama melakukan upaya pencegahan dan penanggulangan stunting. PT Pelindo mengapresiasi pemerintah provinsi Sulawesi Tengah yang telah mengkoordinir 150 kementerian, lembaga, BUMN, dan badan usaha swasta untuk bersama-sama menangani masalah stunting ini. PT Pelindo sendiri telah mengalokasikan bantuan stunting untuk tiga tahap pada tahun 2024 ini.
Penyaluran bantuan stunting ini merupakan wujud komitmen DPRD Sulteng dan PT Pelindo Group dalam membantu pemerintah daerah dalam menurunkan angka stunting di Kabupaten Sigi. Dengan kerjasama dari semua pihak, diharapkan angka stunting di Kabupaten Sigi dapat segera diatasi. (*)




