DONGGALA,netiz.id — Seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Tahrudin (60), asal Desa Lumbumamara, Kecamatan Banawa Selatan, Kabupaten Donggala, ditemukan meninggal dunia setelah sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret arus sungai, Selasa (08/07/25).
Korban dilaporkan hilang sejak Senin (07/07/25), setelah diduga terseret arus deras saat beraktivitas di sekitar aliran sungai. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim SAR gabungan langsung melakukan operasi pencarian pada Selasa pagi, dimulai pukul 08.00 WITA di lokasi kejadian.
Personel TRC BPBD Banawa Selatan, Iwin, mengatakan bahwa proses pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran sungai di titik terakhir korban terlihat.
“Tim SAR memperluas penyisiran hingga ke sejumlah desa yang dilalui aliran sungai, seperti Salungkaenu, Lumbutarombo, dan Tanahmea. Perahu karet juga diturunkan untuk menjangkau wilayah laut,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iwin menyebutkan bahwa setelah pencarian selama hampir seharian penuh, korban akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di pinggir pantai Desa Lembasada sekitar pukul 17.00 WITA oleh warga setempat. Jenazah kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
“Operasi pencarian ini melibatkan berbagai unsur, di antaranya BPBD Donggala, Basarnas Palu, Polsek Banawa Selatan, Babinsa, TNI Angkatan Laut, Tagana, pemerintah desa, serta masyarakat setempat. Seluruh tim menyelesaikan operasi dan kembali ke pos masing-masing sekitar pukul 18.00 WITA,” jelasnya.
Insiden ini menambah daftar kasus bencana air di wilayah Donggala, yang kerap terjadi akibat cuaca ekstrem dan rendahnya kewaspadaan masyarakat terhadap potensi bahaya di sekitar aliran sungai. (KB)




