PALU,netiz.id – KPU Kota Palu memastikan bahwa Pemungutan Suara Ulang (PSU) tidak akan dilaksanakan pada Pilkada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Palu tahun ini, meskipun pihaknya tetap menyiapkan surat suara cadangan untuk mengantisipasi segala kemungkinan.
Ketua KPU Kota Palu, Idrus, menjelaskan bahwa sebanyak 2.000 lembar surat suara cadangan telah disiapkan sebagai langkah pencegahan jika terjadi kekurangan atau kesalahan teknis selama proses pemungutan suara.
“Kami berharap PSU tidak terjadi, namun kami tetap menyiapkan cadangan untuk memastikan kelancaran pemilu di seluruh kecamatan,” ungkapnya, Selasa (26/11/24).
Meskipun risiko PSU telah diminimalkan dengan persiapan yang matang, KPU Kota Palu tetap mengambil langkah-langkah preventif untuk menghindari adanya masalah teknis.
“Kami mempersiapkan segala sesuatunya dengan sangat hati-hati, mulai dari logistik hingga pengaturan TPS, untuk memastikan pemilu berjalan sesuai rencana dan tanpa gangguan,” kata Idrus.
KPU juga melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait untuk memastikan semua perlengkapan, termasuk surat suara, tersedia dalam jumlah yang cukup dan tepat waktu.
Menurut Idrus, meskipun Pilkada kali ini relatif lebih sederhana dibandingkan dengan pemilu legislatif, KPU Kota Palu tetap mempersiapkan segala kemungkinan yang dapat menyebabkan ketidaksesuaian di lapangan.
“Kami sudah belajar dari pengalaman sebelumnya, dan kami pastikan pemungutan suara bisa berlangsung tanpa hambatan. Kami berusaha keras agar setiap proses berjalan dengan lancar dan sesuai jadwal,” tambahnya.
Ia juga berkomitmen untuk memastikan bahwa setiap tahapan, dari distribusi logistik hingga penghitungan suara, dilakukan dengan ketelitian dan ketepatan waktu.
“Kami telah melakukan berbagai persiapan teknis, termasuk pelatihan untuk KPPS dan pengawasan ketat di setiap TPS. Semua langkah ini kami ambil untuk memastikan bahwa Pilkada berjalan adil dan transparan,” ujar Idrus.
Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang solid antara semua pihak, KPU Kota Palu optimistis Pilkada Wali Kota kali ini akan berlangsung tanpa adanya Pemungutan Suara Ulang. “Kami berkomitmen untuk menjalankan pemilu yang sukses, aman, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokrasi,” tutup Idrus. (Dg)




