Menu

Mode Gelap

Daerah · 14 Sep 2025

Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, Hidayat Pakamundi Sebut Pendidikan Kunci Kemajuan Daerah


					Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, H. Moh. Hidayat Pakamundi, SE, bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK Sulteng, Ir. Sry Nirwanti Bahasoan, serta jajaran pengurus PGRI berfoto bersama dalam Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) I PGRI Sulteng Tahun 2025, di Grand Sya Hotel Palu, Jumat (12/09/25). FOTO: istimewa Perbesar

Ketua Komisi IV DPRD Sulteng, H. Moh. Hidayat Pakamundi, SE, bersama Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. H. Anwar Hafid, M.Si, Ketua Tim Penggerak PKK Sulteng, Ir. Sry Nirwanti Bahasoan, serta jajaran pengurus PGRI berfoto bersama dalam Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) I PGRI Sulteng Tahun 2025, di Grand Sya Hotel Palu, Jumat (12/09/25). FOTO: istimewa

PALU,netiz.id — Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili Ketua Komisi IV, H. Moh. , menghadiri langsung Konferensi Kerja Provinsi (Konkerprov) I Persatuan Guru (PGRI) Sulteng Tahun 2025, Masa Bakti XXIII (–2029), di Grand Sya Hotel Palu, Jumat (12/09/25) malam.

Kegiatan yang mengusung tema “Guru Bermutu Indonesia Maju, Guru Hebat Indonesia Kuat” ini dihadiri Gubernur Sulteng, Dr. H. Hafid, Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ibunda Guru Sulteng, Ir. Sry Nirwanti Bahasoan; Kepala Dinas Sulteng, , Ketua Umum PB PGRI, Prof. Unifah Rosyidi, Ketua PGRI Sulteng, Syam Zaini, serta unsur , para guru, dan tamu undangan lainnya.

Dalam keterangannya, Pakamundi menyampaikan apresiasi tinggi kepada PGRI yang terus konsisten berperan dalam meningkatkan kualitas pendidikan. Ia menegaskan, pendidikan merupakan kunci utama bagi kemajuan suatu daerah.

“Majunya sebuah daerah dapat dilihat dari sejauh mana kualitas pendidikannya. Karena itu, pemerintah provinsi bersama DPRD berkomitmen memastikan tidak ada anak-anak yang putus sekolah hanya karena keterbatasan biaya,” ujarnya.

Politisi itu menambahkan, melalui program unggulan “Berani Cerdas,” Pemerintah Provinsi Sulteng menanggung biaya pendidikan dari tingkat SD hingga perguruan tinggi, khususnya bagi anak-anak tidak mampu dan berprestasi.

Saat ini, hasil efisiensi kebijakan pemerintah provinsi telah mengumpulkan anggaran sekitar Rp300 miliar. Dari jumlah itu, 14 ribu mahasiswa telah menerima bantuan pembayaran UKT, sementara jumlah mahasiswa yang terdaftar pada program ini mencapai sekitar 80 ribu orang.

Lebih lanjut, Hidayat menyebut Gubernur Sulteng juga memberikan tantangan kepada PGRI agar terus meningkatkan kontribusi nyata demi mewujudkan pendidikan yang lebih maju dan berkualitas.

“Program ‘Berani Cerdas’ yang digagas Gubernur bersama Wakil Gubernur adalah langkah luar biasa. Kami berharap PGRI bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan dapat bersinergi mencetak generasi unggul bagi masa depan ,” pungkasnya. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 20 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng
Trending di Daerah