Menu

Mode Gelap

Daerah · 14 Mar 2025

Ketua Fraksi Perindo DPRD Donggala Soroti Kendala SIPD dalam Penyampaian Hasil Reses  


					Ketua Fraksi Perindo DPRD Donggala, Nurjanah. FOTO: netiz.id Perbesar

Ketua Fraksi Perindo DPRD Donggala, Nurjanah. FOTO: netiz.id

DONGGALA,netiz.id – Ketua Fraksi DPRD Donggala, , menyoroti sejumlah kendala dalam proses penyampaian hasil reses di Kabupaten Donggala. Hal ini disampaikannya usai penyampaian hasil reses dari setiap daerah yang digelar di ruang utama DPRD Donggala pada Kamis (13/03/25).  

Dalam pernyataannya, Nurjanah mengungkapkan kekhawatirannya terkait efektivitas reses yang dilakukan oleh para anggota dewan. Menurutnya, tanpa adanya kejelasan dalam mekanisme penyampaian hasil reses ke dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD), kegiatan serap aspirasi masyarakat bisa menjadi sekadar acara seremonial tanpa dampak nyata bagi masyarakat.  

“Semua laporan hasil reses atau serap aspirasi masyarakat dari lima di Kabupaten Donggala telah kami sampaikan. Namun, yang menjadi pertanyaan, kapan data hasil reses ini bisa dimasukkan ke dalam SIPD? Setahu saya, sistem tersebut seharusnya sudah terbuka, tetapi setelah saya konfirmasi dalam beberapa hari terakhir, SIPD masih belum bisa diakses. Padahal, saya melihat Ketua Komisi telah mengunggah informasi terkait pelaksanaan RKPD di grup DPRD. Seharusnya, data dari reses dimasukkan ke dalam sistem sebelum RKPD dilaksanakan,” ujarnya.  

Politisi Perindo asal Labuan itu juga menekankan bahwa regulasi yang semakin rumit membuat upaya untuk membantu masyarakat menjadi semakin sulit.  

Menanggapi hal tersebut, pimpinan sidang paripurna, II DPRD Donggala, Asis , menyampaikan bahwa pihaknya telah mengomunikasikan hasil reses kepada . Ia juga mengakui bahwa kendala dalam pengelolaan anggaran masih menjadi tantangan besar.  

“Terkait dengan reses, kami sudah menyampaikan hasilnya secara umum kepada Ibu Bupati. Tentu saja, kita juga harus mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah. Kami melihat bahwa pengelolaan dana masih sangat rumit. Oleh karena itu, kami akan berupaya melakukan konsultasi dengan pihak kementerian serta mengadakan rapat internal dengan komisi dan mitra-mitra terkait untuk mencari solusi terbaik,” jelasnya.  

Lebih lanjut, Asis Rauf menegaskan pentingnya koordinasi antara komisi-komisi di DPRD dengan mitra kerja mereka agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara optimal.  

“Mungkin cara terbaik adalah dengan meminta komisi-komisi untuk selalu berkoordinasi dengan mitranya agar solusi yang seimbang dan tidak merugikan siapa pun. Kita harus tetap berjuang demi kesejahteraan masyarakat yang telah menitipkan amanah kepada kita,” tutupnya.  

Dengan adanya permasalahan ini, DPRD Donggala diharapkan dapat segera menemukan solusi agar aspirasi masyarakat yang diserap melalui reses dapat benar-benar ditindaklanjuti dan berdampak nyata bagi pembangunan daerah.

Artikel ini telah dibaca 303 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido
Trending di Daerah