DONGGALA,netiz.id — Upaya memperkuat ketahanan pangan daerah kini dimulai dari lingkungan sekolah. Pemerintah Kabupaten Donggala melalui Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga resmi menggulirkan Gerakan Sekolah Tanam Pangan Sepuluh Pohon (Gerseta Paseppo) sebagai langkah strategis menanamkan kesadaran pangan dan kepedulian lingkungan sejak usia dini.
Program tersebut menjadi bagian dari pembelajaran kontekstual di sekolah, di mana peserta didik tidak hanya menerima materi di dalam kelas, tetapi juga diajak terlibat langsung dalam aktivitas produktif yang bermanfaat bagi masa depan. Melalui penanaman sepuluh pohon pangan di lingkungan sekolah, Gerseta Paseppo diharapkan mampu membentuk karakter siswa yang mandiri, peduli, dan bertanggung jawab terhadap alam.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Donggala, Ansyar Sutiadi, menegaskan bahwa sekolah memiliki peran penting dalam mendukung program ketahanan pangan daerah. Menurutnya, sekolah adalah ruang pembelajaran hidup yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai keberlanjutan.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar teori, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran nyata. Anak-anak belajar bagaimana memanfaatkan lahan secara produktif dan berkelanjutan,” ujarnya saat dikonfirmasi media ini pada Jum’at (06/02/26).
Ia menjelaskan, melalui Gerseta Paseppo, diharapkan tumbuh kesadaran seluruh warga sekolah akan pentingnya kemandirian pangan, menjaga kelestarian lingkungan, serta membangun karakter peserta didik yang cinta alam dan memiliki rasa tanggung jawab sosial.
“Yang kita tanam hari ini bukan hanya tanaman pangan, tetapi juga harapan bagi masa depan. Semoga gerakan ini menjadi kebiasaan baik yang berkelanjutan, tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah dan lingkungan masyarakat,” tambahnya.
Ansyar juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Gerseta Paseppo. Ia berharap program ini dapat berjalan secara konsisten dan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan serta masyarakat Kabupaten Donggala dalam jangka panjang. (KB)




