Menu

Mode Gelap

Daerah · 12 Jan 2026

Jembatan Lero Tergerus Banjir, Warga Harap Tindakan Cepat Pemerintah


					Kondisi Jembatan Lero di Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, tampak tergerus banjir akibat hujan berintensitas tinggi, Minggu (11/01/26). FOTO: istimewa Perbesar

Kondisi Jembatan Lero di Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, tampak tergerus banjir akibat hujan berintensitas tinggi, Minggu (11/01/26). FOTO: istimewa

,netiz.id — Jembatan penghubung di Desa Lero, , , banjir akibat berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut pada Minggu (11/01/26). Kondisi ini membuat akses vital penghubung wilayah Pantai Barat Donggala nyaris terputus.

Derasnya aliran sungai yang meluap sejak pagi hari mengikis bagian sisi barat jembatan. Akibatnya, struktur jembatan mengalami kerusakan dan berpotensi membahayakan pengguna .

Jembatan tersebut merupakan jalur utama penghubung antar desa sekaligus akses dari wilayah barat Donggala menuju Kota dan pusat pemerintahan Kabupaten Donggala. Meski masih dapat dilalui kendaraan roda dan roda empat, arus terpaksa diberlakukan secara bergantian demi menjaga keselamatan.

Pantauan di lokasi, sejumlah terlihat bersiaga untuk mengatur lalu lintas secara mandiri. Langkah ini dilakukan mengingat jembatan tersebut merupakan satu-satunya akses utama yang menghubungkan wilayah Pantai Barat Donggala dengan daerah lainnya.

Salah seorang warga Desa Lero, Ahmad, mengatakan kemacetan sempat terjadi pada pagi hari akibat meningkatnya debit air sungai. Selain mengikis bagian bawah jembatan, banjir juga membawa material kayu hingga batang pohon kelapa yang tersangkut di sekitar jembatan.

“Pagi tadi sempat macet. Air sungai sangat deras dan mengikis bagian bawah jembatan. Banyak material kayu terbawa arus sehingga pengendara takut melintas,” ujarnya.

Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat untuk menangani kerusakan tersebut agar tidak semakin parah dan berujung pada putusnya akses transportasi.

“Sebelum jembatan ini benar-benar putus, kami berharap ada tindakan cepat. Jangan sampai masyarakat kesulitan beraktivitas karena tidak ada jalan alternatif selain ini,” harap Ahmad. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Bukit Salena Dilirik Jadi Pusat Paralayang, Anwar Hafid Dorong Peran Anak Muda dan Pariwisata

12 Januari 2026 - 07:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Empat Desa di Tanantovea Terdampak Banjir, Warga Mengungsi Mandiri

12 Januari 2026 - 07:04

Banjir Tanantovea

Gubernur Anwar Hafid Tinjau Paralayang Bukit Salena, Siap Jadi Ikon Olahraga Dirgantara Sulteng

12 Januari 2026 - 06:24

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Tinjau Wisata Paralayang, Gubernur Anwar Hafid Salat Magrib di Bukit Salena

11 Januari 2026 - 06:48

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Geo Portal Jadi Andalan Pemprov Sulteng, Anwar Hafid: Ini Kebanggaan Daerah

10 Januari 2026 - 15:59

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Muhammad Iqbal–Abdullah K Mari Kembali Pimpin AMSI Sulteng Periode 2026–2030

10 Januari 2026 - 15:52

AMSI SULTENG
Trending di Daerah