DONGGALA,netiz.id — Kepala BKPSDM Kabupaten Donggala, Isngadi, menegaskan pentingnya kedisiplinan dan kedewasaan aparatur sipil negara (ASN) dalam melaksanakan tugas, terutama di tengah derasnya arus informasi digital. Hal itu disampaikannya saat memimpin apel pagi di halaman Kantor BPKAD, Senin (06/10/25).
Dalam arahannya, Isngadi mengingatkan ASN agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang beredar di media sosial, termasuk terkait rencana aksi penyampaian aspirasi tenaga P3K di Kantor Bupati Donggala.
“Kita sebagai aparatur sipil negara harus tetap melaksanakan tugas seperti biasa. Tidak perlu ikut berkoar-koar di luar sana. Bekerjalah sesuai tanggung jawab masing-masing,” tegasnya.
Ia menilai, salah satu tantangan ASN di era digital adalah menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang publik.
“Sekarang ini terlalu banyak orang berkomentar terhadap hal di luar bidangnya. Akibatnya, informasi di media sosial menyebar begitu cepat, bahkan melebihi kecepatan suara,” ujarnya.
Selain itu, Isngadi juga menyoroti pentingnya kedisiplinan ASN, terutama dalam mengikuti apel pagi. Ia menyebut, penerapan absensi digital akan segera diberlakukan untuk memperkuat sistem penilaian kinerja.
“Absensi digital hanyalah alat. Tanpa komitmen dari diri kita sendiri, secanggih apa pun sistemnya tidak akan berguna,” tandasnya.
Di akhir arahannya, ia mengajak seluruh ASN untuk menumbuhkan sikap dewasa, bijak, dan bertanggung jawab, baik dalam bekerja maupun dalam menggunakan media sosial. (KB).




