Menu

Mode Gelap

Daerah · 17 Jul 2025

Gubernur Anwar Hafid Sinergi dengan Kemenaker, Wujudkan BLK Berbasis Industri di Sulteng


					Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer (tengah), berbincang dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid (kiri), saat pertemuan di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (16/07/25). FOTO: istimewa Perbesar

Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer (tengah), berbincang dengan Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid (kiri), saat pertemuan di kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Rabu (16/07/25). FOTO: istimewa

JAKARTA,netiz.id — Gubernur Sulawesi Tengah, Hafid, menjalin sinergi strategis dengan Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) dalam upaya mewujudkan Balai Latihan Kerja () berbasis industri di wilayahnya. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen bersama untuk mempercepat peningkatan kualitas (SDM) dan menekan angka pengangguran di Sulawesi Tengah.

Kesepahaman tersebut terbangun dalam pertemuan Gubernur Anwar Hafid dengan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, yang di Jakarta, Rabu (16/07/25). Dalam pertemuan itu, Wamenaker menyatakan kesiapan pemerintah pusat untuk mendukung pembangunan BLK di Sulawesi Tengah, baik dari segi penyediaan peralatan pelatihan maupun fasilitasi kerja sama dengan mitra industri.

“Kita akan support dalam hal BLK, alat-alat, dan kita bisa langsung kerja sama dengan mitra-mitra industri kita yang ada di sana,” ujar Immanuel.

Menurutnya, pelibatan langsung sektor industri dalam pelatihan akan memberikan pengalaman kerja nyata bagi peserta, sekaligus memastikan keterampilan yang diperoleh sesuai dengan kebutuhan pasar tenaga kerja.

Sementara itu, Gubernur Anwar Hafid menyambut baik dukungan dari Kemenaker dan menegaskan bahwa pembangunan SDM merupakan prioritas utama . Ia menilai, keberadaan BLK yang terintegrasi dengan industri akan menjadi fondasi kuat dalam mempersiapkan generasi muda yang siap bersaing di era industri dan digitalisasi.

“Kami berkomitmen membangun SDM yang dan kompetitif. BLK berbasis industri akan menjadi solusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja dan menyiapkan tenaga kerja yang siap pakai,” kata Anwar.

Kolaborasi ini juga sejalan dengan visi besar menuju Emas 2045, di mana pembangunan manusia menjadi kunci utama dalam mendukung yang inklusif dan berkelanjutan.

Langkah sinergis antara Pemprov Sulawesi Tengah dan Kemenaker ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang kerja, menciptakan tenaga kerja terampil, serta mendorong kemajuan daerah yang selaras dengan peningkatan dan industrialisasi. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng
Trending di Daerah