Menu

Mode Gelap

Daerah · 14 Okt 2025

DPRD Sulteng Dukung Koordinasi Penertiban PETI Bersama Kementerian ESDM


					Saat Ketua DPRD Sulteng, Arus Abdul Karim menghadiri rakor rapat koordinasi yang digelar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Energi dan Sumber Daya Mineral. Rapat yang berlangsung di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. pada Senin (13/10/25). FOTO: istimewa Perbesar

Saat Ketua DPRD Sulteng, Arus Abdul Karim menghadiri rakor rapat koordinasi yang digelar Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Energi dan Sumber Daya Mineral. Rapat yang berlangsung di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah. pada Senin (13/10/25). FOTO: istimewa

,netiz.idDPRD Provinsi Sulawesi Tengah ikut menghadiri yang Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Energi dan Sumber Daya Mineral. yang berlangsung di Ruang Polibu, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Dr. Sam Ratulangi, Senin (13/10/25), membahas penguatan sinergi lintas instansi dalam bidang hukum energi dan penanganan Penambangan Emas Tanpa Izin () di wilayah Sulawesi Tengah.

Rapat dibuka langsung oleh , Dr. Anwar Hafid, dan dihadiri oleh jajaran Kejaksaan Tinggi Provinsi Sulawesi Tengah, Polda Sulawesi Tengah, perwakilan Panglima Komando Daerah Militer XXIII/, PT Citra Palu Mineral, PT Adjaya Karya Makmur, para tenaga ahli ESDM, serta undangan lainnya.

Ketua DPRD Sulteng, Muhammad Arus Abdul Karim, menyatakan dukungan penuh DPRD terhadap langkah dalam memperkuat koordinasi antar-instansi untuk menertibkan aktivitas pertambangan yang merugikan masyarakat dan lingkungan.

“Masalah PETI bukan hanya soal pelanggaran hukum, tetapi juga menyangkut keselamatan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan. DPRD Sulteng siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan Kementerian ESDM untuk mencari solusi yang tegas namun berkeadilan,” ujar Arus Abdul Karim.

Ia menambahkan, rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis untuk menyatukan langkah pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan aparat hukum dalam menanggulangi PETI. Menurutnya, upaya kolaboratif seperti ini penting untuk memberikan solusi menyeluruh dan berkelanjutan bagi masyarakat Sulteng.

Rapat koordinasi ini diharapkan dapat memperkuat pengawasan, menekan praktik pertambangan ilegal, serta menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di wilayah Sulawesi Tengah. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 23 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido
Trending di Daerah