Menu

Mode Gelap

Daerah · 10 Des 2024

DPRD Sulteng dan Naketrans Banten Bahas Tantangan Tenaga Migran dan CSR Perusahaan


					Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) mengadakan kegiatan Koordinasi dan Komunikasi (Korkom) dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Naketrans) Provinsi Banten pada Selasa (10/12/24). FOTO: RAMADHAN Perbesar

Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) mengadakan kegiatan Koordinasi dan Komunikasi (Korkom) dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Naketrans) Provinsi Banten pada Selasa (10/12/24). FOTO: RAMADHAN

,netiz.id DPRD Sulawesi Tengah (Sulteng) mengadakan kegiatan Koordinasi dan Komunikasi (Korkom) dengan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Naketrans) Provinsi Banten pada Selasa (10/12/24). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Komisi H. Hidayat Pakamundi, bersama Wakil Ketua Zalzulmidah A. Djanggola, serta anggota lainnya, di Aula Naketrans Provinsi Banten.

Dalam Korkom tersebut, Hidayat Pakamundi menyampaikan tujuan utama dari pertemuan ini adalah untuk membahas berbagai program yang berkaitan dengan ketenagakerjaan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta upaya peningkatan kesejahteraan dan perlindungan pekerja di masing-masing daerah.

Korkom ini juga bertujuan untuk memperkuat koordinasi dan bertukar informasi terkait pengelolaan sektor ketenagakerjaan dan transmigrasi antarprovinsi, dengan harapan dapat mengadopsi kebijakan dan program yang telah diterapkan oleh Disnakertrans Banten untuk diterapkan di Sulteng.

Selain itu, dalam diskusi tersebut juga dibahas pemantauan dan pengawasan terhadap tenaga migran, terutama terkait dengan yang berangkat secara non-prosedural. Menurut Pakamundi, penting untuk memperkuat kerjasama antara Pemerintah Provinsi Sulteng dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), mengingat banyaknya kasus pekerja migran non-prosedural yang terjadi di Banten.

Topik lainnya yang menarik perhatian dalam Korkom ini adalah peran dalam menjalankan (CSR). I Nyoman Slamet, salah satu anggota Komisi IV , mempertanyakan bagaimana perusahaan-perusahaan di Banten melaksanakan tanggung jawab sosial mereka. Ia menekankan pentingnya peran dalam memastikan bahwa CSR perusahaan benar-benar dirasakan oleh .

Kadis Naketrans Banten, Drs. H. Septo Kalnadi, dalam kesempatan itu menyampaikan pengalamannya selama menjabat sebagai Kadis di Kabupaten Cilegon, yang melibatkan forum CSR yang mengajak pengusaha, akademisi, dan pemerintah untuk bekerja sama. Menurutnya, CSR yang diterima oleh masyarakat tidak berupa uang, melainkan dalam bentuk program yang dikelola oleh Bappeda.

Sebagai tambahan, Kadis Naketrans Banten juga mengungkapkan bahwa Provinsi Banten telah mengesahkan () mengenai Perlindungan Ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya melindungi hak-hak pekerja di daerah tersebut. (*)

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

“Tidak Ada Jabatan Basah dan Kering”, Anwar Hafid Tantang Pejabat Pemprov Sulteng Berinovasi

15 Januari 2026 - 20:18

Gubernur Sulteng, ANwar Hafid

Sekretaris DPRD Sulteng Dorong Kinerja Aparatur pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV

15 Januari 2026 - 19:59

Sekwan DPRD SULTENG

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah