Menu

Mode Gelap

Daerah · 15 Mei 2025

DPRD Palu Soroti Lonjakan Kasus Kamtibmas, Usul Perda


					Anggota DPRD Kota Palu bersama jajaran Polresta Palu dan Tim Jaguar menggelar rapat koordinasi di ruang sidang DPRD Kota Palu pada Rabu (14/05/25). FOTO: netiz.id Perbesar

Anggota DPRD Kota Palu bersama jajaran Polresta Palu dan Tim Jaguar menggelar rapat koordinasi di ruang sidang DPRD Kota Palu pada Rabu (14/05/25). FOTO: netiz.id

,netiz.id — DPRD menyoroti meningkatnya kasus gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di sejumlah wilayah, khususnya di Kecamatan dan Ulujadi. Para legislator mendorong pemerintah kota untuk segera mengambil langkah konkret guna menekan angka kriminalitas.

Anggota , Abdurahim Nasar Al-Amri, menyatakan kekhawatirannya atas situasi kamtibmas di daerah pemilihannya. Ia menilai persoalan ini membutuhkan penanganan serius, termasuk kemungkinan penyusunan (perda) untuk memperkuat upaya .

“Kebetulan ini dapil saya. Pemerintah Kota perlu segera menyikapi persoalan ini. Mungkin perlu dipertimbangkan untuk membuat perda terkait situasi ini,” ujar legislator yang akrab disapa , dalam instansi terkait pada Rabu (14/05/25) diruang sidang utama.

Wim juga mengapresiasi langkah Polresta Palu yang telah membentuk Tim Patroli Jaguar untuk merespons maraknya gangguan kamtibmas. Ia menegaskan, DPRD siap berkolaborasi dengan aparat keamanan untuk menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

“Kami di DPRD ingin mengetahui apa saja kendala di lapangan agar upaya pemberantasan kejahatan bisa berjalan maksimal,” tambahnya.

Dukungan serupa disampaikan Ketua Fraksi PKB, H. Nanang, yang menyatakan kesiapan fraksinya untuk mendukung penuh gerak cepat Tim Jaguar dalam memberantas geng motor dan kejahatan jalanan lainnya.

“Kami dari fraksi sangat siap mendukung Tim Jaguar. Kapan saja bisa dihubungi untuk menjaga keamanan warga,” katanya.

Sementara itu, Ketua , Ratna Mayasari Agan, menyoroti sejumlah aksi kriminal yang viral di media sosial, seperti upaya perampasan telepon genggam, yang menurutnya sudah masuk kategori begal.

“Di Petobo, aksi semacam ini juga pernah terjadi. Salah satu penyebabnya mungkin karena kurangnya penerangan jalan,” ungkap Ratna.

Ketua DPRD Kota Palu, Rico Djanggola, memastikan pihaknya akan segera menggelar rapat lanjutan bersama Polresta Palu dan pemangku kepentingan lainnya untuk merumuskan langkah strategis yang lebih konkret dalam menjaga keamanan kota. (KB)

Artikel ini telah dibaca 18 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG

Komisi I DPRD Sulteng Dorong Penganggaran Honorarium KPID dan KI yang Proporsional

14 Januari 2026 - 12:49

DPRD SULTENG

Korban Banjir Aceh Terima Kiriman 1.000 Paket Abon dari Masyarakat Sulteng

14 Januari 2026 - 12:00

Yakesma Sulteng

SMA Kristen Bala Keselamatan Palu Serius Benahi Perpustakaan Jelang Akreditasi

14 Januari 2026 - 06:49

Dispusaka Sulteng

Dispusaka Sulteng Awali 2026 dengan Penegasan Disiplin dan Layanan Publik

14 Januari 2026 - 06:31

Dispusaka Sulteng
Trending di Daerah