PALU,netiz.id – Delegasi dari Sasakawa Peace Foundation (SPF) Jepang mengunjungi Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu pada Jumat (17/05/24). Kedatangan mereka disambut langsung oleh Ketua DPRD Palu, Armin, beserta anggota DPRD lainnya, seperti Mutmainah Korona, Imam Darmawan, Erman Lakuana, Muslimun, Ahmad Umayer, Irsan Satria, Muhsin Ali, Muliadi, Astam Abdulah, Sekretaris DPRD Palu, Muliyati, dan bagian Humas DPRD Kota Palu.
Perwakilan SPF, Lisa, menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk melihat kondisi ekonomi Kota Palu pascabencana alam yang terjadi pada 28 September lalu. “Kami ingin memantau dampak bencana alam terhadap pelaku usaha, perempuan, dan penyandang disabilitas di Kota Palu,” ungkap Lisa dalam keterangannya.
Dalam kesempatan tersebut, Lisa juga menyoroti pentingnya Peraturan Daerah (Perda) tentang Disabilitas dan kemudahan berusaha yang telah dimiliki Kota Palu. “Ini merupakan poin penting yang membuat kami datang ke sini. Kota Palu sangat potensial dari sisi pemerintahan dan DPRD. Ke depannya, kami ingin belajar bagaimana mendukung pelaku usaha dan penyandang disabilitas,” tambahnya.
Sementara itu, Tosyi dari Copernik, yang turut hadir dalam kunjungan ini, menyampaikan rasa senangnya bisa berkunjung ke Kota Palu. Ia berharap bisa berkolaborasi dengan pemerintah Kota Palu di masa depan. “Kami sangat senang bisa berada di sini dan berharap bisa bekerja sama lebih lanjut,” kata Tosyi.
Di tempat yang sama, Candra, yang juga merupakan bagian dari Copernik, menjelaskan bahwa organisasi mereka bergerak di bidang penelitian dan pengembangan, dengan kantor perwakilan di Bali. “Copernik dan Sasakawa Peace Foundation berkolaborasi untuk belajar dari Kota Palu,” jelas Candra.
Kegiatan ini ditutup dengan acara saling bertukar cinderamata antara kedua belah pihak, yang diberikan langsung oleh Ketua DPRD Kota Palu, Armin, dan perwakilan dari Sasakawa Peace Foundation.
Kunjungan ini diharapkan dapat membuka peluang kerjasama lebih lanjut antara SPF Jepang, Copernik, dan pemerintah Kota Palu dalam upaya pemulihan pascabencana dan pemberdayaan masyarakat. (KB/*)




