Menu

Mode Gelap

Daerah · 26 Jul 2025

Lewat DIA SAJA, Masyarakat Morut Kini Bisa Lapor Langsung ke Bupati


					Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, memberikan sambutan saat peluncuran aplikasi pelayanan publik terpadu “DIA SAJA” di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Kolonodale, Jumat (25/07/25). FOTO: istimewa Perbesar

Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, memberikan sambutan saat peluncuran aplikasi pelayanan publik terpadu “DIA SAJA” di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Kolonodale, Jumat (25/07/25). FOTO: istimewa

KOLONODALE,netiz.id – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara () kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas melalui peluncuran aplikasi DIA SAJA (Digitalisasi Informasi dan Administrasi – Satu Aplikasi Jangkau SemuA), Jumat (25/07/25).

Aplikasi ini tidak hanya menyatukan berbagai layanan pemerintahan dalam satu platform digital, tetapi juga menghadirkan fitur unggulan “Lapor Bupati” yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aspirasi, keluhan, atau langsung kepada , Delis Julkarson Hehi.

Peluncuran dilakukan langsung oleh Bupati Delis di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Kolonodale. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa transformasi digital melalui aplikasi DIA SAJA adalah bentuk nyata dari upaya pemerintah daerah menjawab tantangan zaman sekaligus mendekatkan layanan publik kepada masyarakat, termasuk mereka yang tinggal di desa dan wilayah terpencil.

“Semua layanan publik yang melibatkan OPD kini bisa diakses dalam satu genggaman. Dengan fitur Lapor Bupati, warga bisa menyampaikan aduan langsung dan akan ditindaklanjuti oleh instansi terkait,” ungkap Delis.

Bupati menambahkan bahwa semua (OPD) telah diberi instruksi untuk memantau setiap aduan yang masuk melalui aplikasi tersebut dan merespons secara cepat, baik melalui kunjungan lapangan maupun solusi langsung yang dibutuhkan masyarakat.

Kepala dan Morut, Herry Pinontoan, S.STP, menjelaskan bahwa aplikasi DIA SAJA merupakan jawaban atas banyaknya layanan publik yang sebelumnya masih terpisah-pisah dan belum terintegrasi. Kondisi ini membuat masyarakat kerap kesulitan dan harus berpindah dari satu dinas ke dinas lain hanya untuk mengurus satu keperluan.

“Dengan semangat integrasi layanan, kami membangun sistem digital yang menyatukan lebih dari 100 jenis layanan ke dalam satu aplikasi. Jumlah ini akan terus berkembang mengikuti kebutuhan masyarakat,” jelas Herry.

Beberapa layanan yang sudah terintegrasi dalam DIA SAJA meliputi administrasi kependudukan, perizinan dan non-perizinan, layanan , kesehatan, keuangan daerah, lingkungan hidup, informasi publik dan PPID, hingga kanal .

Melalui inovasi ini, berharap dapat mendorong pemerintahan yang lebih efisien, transparan, dan responsif, serta menjadikan masyarakat sebagai mitra aktif dalam pembangunan daerah. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 37 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Jembatan Lero Tergerus Banjir, Warga Harap Tindakan Cepat Pemerintah

12 Januari 2026 - 08:57

Jembatan Lero Donggala

Bukit Salena Dilirik Jadi Pusat Paralayang, Anwar Hafid Dorong Peran Anak Muda dan Pariwisata

12 Januari 2026 - 07:09

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Empat Desa di Tanantovea Terdampak Banjir, Warga Mengungsi Mandiri

12 Januari 2026 - 07:04

Banjir Tanantovea

Gubernur Anwar Hafid Tinjau Paralayang Bukit Salena, Siap Jadi Ikon Olahraga Dirgantara Sulteng

12 Januari 2026 - 06:24

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Tinjau Wisata Paralayang, Gubernur Anwar Hafid Salat Magrib di Bukit Salena

11 Januari 2026 - 06:48

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Geo Portal Jadi Andalan Pemprov Sulteng, Anwar Hafid: Ini Kebanggaan Daerah

10 Januari 2026 - 15:59

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah