DONGGALA,netiz.id – Destinasi wisata Tanjung Karang, yang terletak di Kelurahan Labuan Bajo, Kecamatan Banawa, Kabupaten Donggala, telah dikenal hingga ke Eropa berkat keindahan alam bawah lautnya. Namun, di balik popularitasnya, kawasan ini masih menghadapi tantangan serius terkait masalah sampah.
Sampah yang terbawa aliran sungai serta kebiasaan sebagian warga yang membuang sampah sembarangan menjadi tantangan utama dalam pelestarian kawasan wisata ini. Pada Minggu pagi (15/12/24), area wisata dipenuhi oleh aktivitas para pekerja yang membersihkan sampah. Mereka tampak memilah berbagai jenis sampah, mulai dari plastik, dedaunan, hingga ranting pohon, demi menjaga kebersihan dan keindahan kawasan tersebut.
Buank, salah satu warga Tanjung Karang, mengungkapkan bahwa saat hujan deras dan air pasang terjadi, pesisir pantai Tanjung Karang kerap dipenuhi sampah.
“Kami berharap pemerintah setempat dapat menemukan solusi untuk mengatasi masalah ini,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa meskipun upaya kebersihan rutin dilakukan, keberlanjutan keindahan Tanjung Karang sangat bergantung pada kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan tetap bersih.
“Pemerintah daerah diharapkan dapat memperkuat edukasi dan pengelolaan sampah, sehingga destinasi wisata ini tetap menjadi daya tarik utama bagi wisatawan domestik maupun mancanegara,” pungkasnya. (KB)




