Menu

Mode Gelap

Daerah · 28 Sep 2024

Capaian Imunisasi Polio di Sojol Utara Mencapai 95,3%


					Petugas atau tenaga kesehatan Puskesmas Sipatokkong Ogoamas saat memberikan imunisasi polio dosis dua. FOTO: TIM Perbesar

Petugas atau tenaga kesehatan Puskesmas Sipatokkong Ogoamas saat memberikan imunisasi polio dosis dua. FOTO: TIM

DONGGALA,netiz.id – Program imunisasi polio di , Kabupaten , menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Berdasarkan terbaru, capaian imunisasi polio dosis kedua berhasil mencapai 95,3%, dengan sekitar 1.143 telah divaksinasi pada tahap kedua ini, melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja keras para yang dengan penuh dedikasi melaksanakan tugas di lapangan, dari pemerintah setempat yang terus mendorong pelaksanaan program imunisasi, serta peran aktif masyarakat yang antusias mengikuti kegiatan ini. Sinergi yang kuat antara semua pihak menjadi kunci dalam mencapai target ini.

Sipatokkong Ogoamas, Moh. Yamin, menyampaikan rasa syukur dan kasih atas pencapaian ini. “Capaian ini adalah hasil dari upaya bersama. Kami sangat berterima kasih atas dukungan dan partisipasi masyarakat, serta kerjasama yang baik dari seluruh pihak terkait. Ini merupakan langkah penting dalam melindungi anak-anak kita dari ancaman polio,” ungkap Yamin pada Sabtu (28/09/24)

Ia juga menambahkan bahwa upaya edukasi mengenai pentingnya imunisasi terus dilakukan, baik melalui kegiatan sosialisasi di masyarakat maupun melalui media lokal. “Kami ingin memastikan bahwa semua orang tua memahami pentingnya imunisasi ini, agar tidak ada anak yang tertinggal dari program yang sangat vital ini,” lanjutnya.

Imunisasi polio merupakan bagian dari program yang bertujuan untuk mencegah penyebaran penyakit polio yang dapat menyebabkan kecacatan permanen. Dalam beberapa tahun terakhir, bekerja sama dengan berbagai pihak di daerah, termasuk di Kabupaten Donggala,

Dengan keberhasilan ini, harapannya wilayah-wilayah lain di Donggala juga dapat mencapai target serupa, sehingga risiko penyebaran penyakit polio semakin ditekan dan anak-anak dapat tumbuh dengan sehat dan terlindungi. Program ini juga menjadi bukti bahwa dengan koordinasi yang baik antara pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat, tujuan bersama dapat tercapai. (KB)

Artikel ini telah dibaca 19 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin
Trending di Daerah