DONGGALA,netiz.id – Camat Pinembani Kabupaten Donggala, Sukmawati, membantah tudingan terlibat dalam penggunaan Mobil Dinas (Randis) untuk mengangkut material serta bermain dalam proyek Rumah Jabatan (Rujab) dan pagar kantor kecamatan.
Saat dikonfirmasi pada Rabu (22/11/23), Sukmawati menyatakan bahwa tuduhan tersebut tidak memiliki dasar.
Mobil dinas yang digunakan, menurutnya, hanya untuk mengangkut material semen dan batako guna membangun dapur Rumah Jabatan (rujab) dalam rangka mempersiapkan HUT Kecamatan Pinembani ke-18.
“Saya tegaskan tuduhan itu tidak benar. Mobil dinas saya hanya digunakan untuk memuat material yang dibutuhkan dalam perbaikan rujab, dan ini dilakukan dengan dana pribadi,” ujarnya.
Camat menambahkan bahwa di ibukota kecamatan, Desa Gimpubia, terdapat keterbatasan jaringan, menjelaskan bahwa responnya terhadap konfirmasi wartawan agak lambat.
“Jaringan di sini sangat terbatas, terutama di Desa Gimpubia. Oleh karena itu, saya lambat merespon konfirmasi wartawan,” katanya.
Mengenai plat yang jatuh dari mobil, Sukmawati menjelaskan bahwa hal itu disebabkan kondisi medan jalan yang buruk, bukan disengaja untuk dicopot atau dilepas.
“Sampai hari ini, keberadaan plat tersebut tidak diketahui karena jatuh di suatu tempat akibat kondisi medan jalan yang tidak baik menuju ibu kota kecamatan Pinembani,” tambahnya.
Terpisah, Kepala Desa Tavanggeli, Nius, secara terpisah juga membantah keterlibatannya dalam proyek sebagaimana diberitakan. Ia menegaskan bahwa hubungannya dengan Camat hanya sebatas atasan dan bawahan.
“Saya hanya mengikuti perintah ibu camat sebagai atasan. Tudingan terkait keterlibatan saya dalam pekerjaan proyek adalah fitnah,” tegasnya. (KB)




