DONGGALA,netiz.id — Program Bus Trans Donggala yang dijalankan melalui skema pembelian layanan atau Buy The Service (BTS) berhasil mencatatkan kinerja positif. Hingga pertengahan tahun 2025, pendapatan dari operasional bus tersebut telah melampaui target Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditetapkan DPRD Donggala.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Donggala, Happy Handayani Noor, mengungkapkan bahwa realisasi PAD dari layanan Bus Trans Donggala telah mencapai Rp500 juta, jauh melampaui target awal sebesar Rp268 juta.
“Pendapatan dari Bus Trans Donggala saat ini sudah mencapai Rp500 jutaan, sementara target dari DPRD Donggala hanya Rp268 juta. Dan itu adalah pendapatan bersih, bukan kotor,” jelas Happy saat dikonfirmasi, Kamis (10/07/25).
Menurutnya, tingginya minat masyarakat terhadap layanan transportasi tersebut menjadi salah satu faktor utama keberhasilan program ini. Ia menyebut, setiap harinya jumlah penumpang di masing-masing bus berkisar antara 80 hingga 100 orang, dengan lima unit Bus Trans Donggala yang beroperasi.
Happy juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung layanan ini.
“Saya ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Donggala dan Palu yang telah menggunakan Bus Trans Donggala. Dukungan ini sangat berarti bagi keberlanjutan layanan transportasi publik yang nyaman dan terjangkau,” tambahnya.
Ia menambahkan bahwa Trans Donggala tidak hanya memberikan kemudahan dalam akses transportasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan pendapatan daerah serta mendukung pergerakan ekonomi masyarakat.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa program BTS di Donggala mampu menjadi solusi transportasi yang efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan daerah.” tutupnya. (KB)




