PALU,netiz.id — Kekerasan terhadap perempuan kembali terjadi, kali ini di sebuah kos-kosan di Jole, Luwuk Banggai, Sulawesi Tengah. Insiden ini terungkap setelah sebuah video viral di media sosial melalui akun Instagram @info.negri pada Minggu (26/01/25)
Dalam video tersebut, tampak seorang pria melakukan kekerasan terhadap seorang wanita yang diduga adalah kekasihnya. Pria tersebut tega menginjak-injak kepala korban yang sudah menangis, bahkan menendang kepalanya meskipun korban tampak ketakutan dan tidak melawan.
Menanggapi kejadian ini, Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Dandy Adhi Prabowo, mengecam keras tindakan tersebut. Ia menyebut aksi pelaku sebagai perbuatan keji yang tidak dapat dibenarkan dengan alasan apa pun.
Politis NasDem itu juga menegaskan pentingnya memberikan perlindungan khusus bagi perempuan, yang merupakan kelompok rentan dan sangat berharga dalam masyarakat.
“Meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan harus menjadi perhatian serius bagi semua pihak, terutama pemerintah. Langkah konkret diperlukan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat, khususnya perempuan, di Kabupaten Banggai,” ujar Dandy sapaan akrabnya pada Minggu (26/01/25)
Dandy juga mengingatkan pentingnya peran keluarga dan pemerintah dalam mengontrol pergaulan anak-anak melalui edukasi dan program pencegahan, sehingga insiden serupa tidak terjadi lagi.
Ia menambahkan bahwa Kabupaten Banggai telah memiliki Forum Perlindungan Korban Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak (FPK2PA), yang dikukuhkan oleh Pemerintah Daerah pada 8 Oktober 2024. Forum ini, menurut Dandy, harus menjadi salah satu instrumen utama dalam menangani kasus kekerasan dan memberikan perlindungan bagi korban.
Di akhir pernyataannya, Dandy mendesak pemerintah dan pihak terkait untuk memberikan sanksi tegas kepada pelaku kekerasan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. (KB/*)




