Menu

Mode Gelap

Daerah · 6 Jun 2023

RSUD Undata Palu Lakukan CT Scan Kontras pada Korban Kejahatan Seksual di Parigi Moutong


					Direktur RSUD Undata Palu, drg. Herry Mulyadi. Photo : netiz.id Perbesar

Direktur RSUD Undata Palu, drg. Herry Mulyadi. Photo : netiz.id

PALU,netiz.id — Kasus kejahatan seksual yang menggemparkan terjadi di sebuah desa di Kabupaten Parigi Muotong, , semakin mendapatkan perhatian publik.

kejahatan tersebut adalah seorang perempuan muda yang saat kejadian berusia 15 tahun dan diketahui identitasnya dengan inisial (R).

Menurut Direktur Palu, drg. Herry Mulyadi korban akan segera menjalani lanjutan yang akan menentukan tindakan selanjutnya dalam penanganan medisnya.

“Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata Palu, yang telah menangani kasus ini sejak awal, akan melaksanakan CT scan dengan kontras pada korban. Prosedur ini diharapkan dapat memberikan lebih lanjut mengenai kondisi fisiknya dan membantu tim medis dalam menentukan langkah selanjutnya,” Ucapnya. Senin (//23)

Dokter Herry menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan yang dilakukan di rumah sakit rujukan dari Kabupaten dan RSUD Undata Palu menunjukkan kesamaan. Berdasarkan hasil tersebut, korban telah dipindahkan ke baru dan tetap diisolasi, hanya diizinkan untuk dikunjungi oleh pihak keluarga yang mendampingi.

“CT scan dengan kontras yang akan dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara Palu nantinya akan menjadi penentu tindakan medis selanjutnya,” ungkapnya.

Dokter Herry kepada sejumlah wartawan menyebutkan bahwa hasil dari CT scan tersebut akan menjadi pertimbangan apakah operasi diperlukan atau tidak.

“Jika iya, kami akan mempertimbangkan apakah operasi tersebut akan dilakukan di RSUD Undata Palu atau merujuk pasien ke rumah sakit daerah lain,” jelasnya.

Dokter Herry juga menyebutkan bahwa keputusan tersebut bergantung pada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dimiliki oleh rumah sakit daerah dan batasan kapasitas yang ada. Selain itu, kewenangan dokter di Palu juga menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan.

“RSUD Undata Palu memberikan perlakuan yang sama terhadap semua pasien dan berupaya memberikan pelayanan sebaik mungkin,” tegasnya.

“Kita juga harus mengakui bahwa dokter memiliki kewenangan terbatas, sehingga keputusan tindakan selanjutnya akan bergantung pada hasil CT scan tersebut,” Sambungnya

Terakhir, ia menyampaikan publik berharap agar penegakan hukum dapat berjalan dengan baik dan korban dapat segera mendapatkan keadilan yang layak. Semua pihak, termasuk RSUD Undata Palu,

Artikel ini telah dibaca 131 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG
Trending di Daerah