Menu

Mode Gelap

Daerah · 13 Sep 2022

Oknum Istri Polisi di Palu Aniaya IRT Hingga Masuk IGD RS Bhayangkara


					Oknum Istri Polisi di Palu Aniaya IRT Hingga Masuk IGD RS Bhayangkara Perbesar

PALU,netiz.id — Seorang (IRT) YN (39) harus menjalani pengobatan serius di Rumah Sakit Bhayangkara Palu Sulteng. Akibat luka memar yang dialaminya seusai di aniaya oleh oknum istri polisi bersama 2 orang lainnya.

Hal itu diungkapkan YN saat ditemui di RS Bhayangkara. Senin (12/9/22)

YN mengatakan bahwa kejadian pada Jum’at (9/9) malam.red, ibu CS bersama seorang sepupu HK dan mantan suaminya mendatangi di kompleks Purnawirawan I sekitar pukul 19.20 WITA.

“Kejadian itu, paska saya melaporkan CS atas pencemaran nama baik dan fitnah atas dirinya terkait penyebaran video yang menurut CS itu video porno,” Ungkapnya.

Namun kata dia, itu bukan video porno. Itu video hanya memperlihatkan bagian dada wanita. Bukan sebagai mana video porno yang seperti dilakukan laki-laki dan wanita atau berhubungan intim.

“Video hanya memperlihatkan bagian dada itu di tahun 2016, dan anehnya mengapa seorang istri polisi menyimpan video tersebut yang sudah lama. Bukan hanya sang istri, suami pun menyimpan video tersebut,” Tuturnya

YN mengaku, Ia diduga menjadi dari CS bersama orang rekannya.

“Jadi sekitar jam 19.00 WITA malam itu, saya mendengar ada yang mengetuk pintu dengan keras. Saat itu saya tidak mau buka pintu karena perasaan ku sudah tidak enak. Pas saya buka jendela, ternyata CS dengan dua orang rekannya. CS saat itu sedang menelepon. Tapi, tidak tau siapa yang CS telpon,” Terangnya.

YN menceritakan dari dalam kos, ia mendengar sumpah serapah yang dilontarkan CS terhadap dirinya. Karena geram dan tidak bisa menahan emosi, YN akhirnya membuka pintu kos. YN pun membalas sumpah serapah yang dilontarkan CS. Kemudian dari percekcokan itulah, diduga YN mengalami penganiayaan terjadi.

“Pas saya balas kata-katanya, langsung dia Jambak rambutku. Saya pun merespon dengan menahan badannya CS,” Urainya.

Diduga dari penganiayaan tersebut, YN mengalami luka memar pada lengan dan wajah yang cukup serius yang diduga bekas cakaran dari CS.

Seperti yang dilansir Radar Sulteng, saat mengkonfirmasi CS. Dengan tegas CS membantah pengakuan YN terhadap dirinya.

“YN duluan yang menjambak rambutku dan saya tidak pernah cakar lengannya, luka yang YN alami itu urusannya dia. Biarkan hukum yang bicara siapa benar dan siapa salah,” Bebernya.

Kasus inipun sudah dilaporkan ke Polda Sulteng dengan nomor Surat tanda Polisi nomor : STTLP/156/IX/2022/SPKT/POLDA SULTENG tertanggal 9 September 2022.

Terpisah, Kasubdit Penmas Polda Sulteng, Kompol Sugeng Lestari saat di konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp sekitar pukul 17.10 WITA mengenai hal tersebut.

Kompol Sugeng menjawab, dirinya sementara melakukan pengecekan. Tulisnya saat menjawab pesan . (KB).

 

Artikel ini telah dibaca 269 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wakil Ketua Fraksi PKS, Takwin Tinjau dan Bantu Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 18:51

Takwin

Relawan PKS Bersihkan Rumah Lansia Korban Banjir di Desa Wani

14 Januari 2026 - 17:52

PKS SULTENG
Trending di Daerah