DONGGALA,netiz.id — Deny, seorang nelayan sekaligus pegiat pengelolaan sampah di Desa Loli Pesua, Kecamatan Banawa, mengapresiasi langkah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Donggala yang menggelar sosialisasi retribusi jasa pelayanan kebersihan dan persampahan di kantor desa setempat, Senin (13/10/25).
Menurut Deny, biaya retribusi sebesar Rp10.000 per bulan tergolong murah dan sangat membantu dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah dan tidak membuangnya sembarangan, baik di laut maupun di kawasan hutan.
“Setiap hari saya membersihkan sampah di pesisir pantai desa ini sebelum pergi memancing. Sampah yang paling parah biasanya pampers atau popok bayi, bahkan masih ada kotoran anak di dalamnya. Setiap hari saya mengangkut dan membakarnya,” ujarnya.
Deny berharap, dengan adanya mobil pengangkut sampah dari DLH, lingkungan Desa Loli Pesua akan semakin bersih, termasuk pesisir pantainya yang menjadi lokasi warga dan wisatawan menikmati keindahan alam.
“Kebersihan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga masyarakat. Semoga ini menjadi kesadaran bersama,” tambah Deny. (KB)




