Menu

Mode Gelap

Daerah · 27 Sep 2025

Refleksi 7 Tahun Bencana Pasigala, PKS Sulteng Ajak Masyarakat Pahami Karakter Gempa Palu


					Pembicara Kepala Stasiun Geofisika BMKG Palu, Sujabar, bersama Kepala Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPW PKS Sulteng, Iwan Rifai. FOTO: netiz.id Perbesar

Pembicara Kepala Stasiun Geofisika BMKG Palu, Sujabar, bersama Kepala Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPW PKS Sulteng, Iwan Rifai. FOTO: netiz.id

,netiz.id — Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Tengah menggelar Coffee Morning bertajuk “Refleksi 7 Tahun Bencana ” dengan tema “Karakter Palu”, Sabtu (27/09/25), di halaman Al-, Palu. Kegiatan ini diinisiasi oleh Bidang Kepanduan dan Bela Negara dan menghadirkan Kepala Stasiun Geofisika BMKG Palu, Sujabar, sebagai .

Kepala Bidang Kepanduan dan Bela Negara DPW PKS Sulteng, Iwan Rifai, menjelaskan, kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang peristiwa kelam 2018 sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi kegempaan di Sulawesi Tengah.

“Banyak cerita, bahkan , yang berkembang saat bencana itu terjadi. Melalui Coffee Morning ini, kita ingin refleksi bersama, berdoa agar musibah serupa tidak terulang, dan belajar memahami karakter gempa di Palu dari ahlinya,” ujar Iwan.

Dalam pemaparannya, Sujabar menekankan bahwa Sulawesi Tengah merupakan wilayah dengan tingkat kegempaan tinggi karena berada di pertemuan tiga lempeng besar dunia dan memiliki 37 sesar aktif. Ia menyebutkan, rata-rata sehari terjadi enam kali gempa di wilayah ini, dengan sumber utama di Tolitoli dan sesar Palu-Koro. “Jadi wajar bila gempa di Buol atau pun terasa hingga Palu,” jelasnya.

Sujabar menambahkan, pemahaman masyarakat terhadap karakter gempa sangat penting. “Ada gempa yang merusak bangunan, ada yang berpotensi tsunami. Karakter gempa Palu berbeda karena sesarnya bergeser, sementara tsunami 2018 lalu dipicu longsor di Teluk Palu akibat endapan material dari muara ,” paparnya.

Melalui kegiatan ini, PKS Sulteng berharap masyarakat tidak hanya mengenang bencana Pasigala, tetapi juga memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana di masa depan. “Dengan memahami karakter gempa, kita bisa lebih waspada tanpa panik berlebihan,” tutup Sujabar. (KB)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Gubernur Sulteng Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ITB, Fokus Beasiswa dan SDM

15 Januari 2026 - 06:25

gubernur sulteng, ANwar Hafid

Inflasi Sulteng Terkendali di Angka 3,31 Persen, TPID Perkuat Stok Pangan Hadapi Idul Fitri 2026

14 Januari 2026 - 19:32

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido

Wagub Sulteng Pimpin Rapat TPID, Siapkan Strategi Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan

14 Januari 2026 - 19:15

Wagub Sulteng, Reny Lamadjido
Trending di Daerah