DONGGALA,netiz.id – Sebuah video yang memperlihatkan dugaan aksi perundungan (bullying) di salah satu sekolah di Kabupaten Donggala beredar luas di media sosial pada Sabtu (13/09/25). Dalam rekaman itu, tampak seorang siswi diduga menjadi korban perlakuan tidak menyenangkan dari sejumlah teman sekelasnya di Madrasah Tsanawiyah (MTs) Desa Sumari, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah.
Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Donggala, Moh. Taufik, bergerak cepat dengan mengunjungi kediaman siswi bernama Aulia di Desa Kumbasa, Dusun Tumpujono, Minggu malam (14/09/25).
Dalam kunjungan itu, Taufik memberikan dukungan moral agar Aulia tetap semangat bersekolah. Ia menegaskan bahwa masa depan Aulia tidak boleh terhenti hanya karena pengalaman pahit yang dialaminya.
“Jangan putus semangat. Terus sekolah dan buktikan bahwa kamu bisa menjadi anak hebat,” ujar Taufik memberi motivasi.
Selain memberikan semangat, Politisi NasDem asal Wani itu juga menekankan bahwa DPRD Donggala berkomitmen mendorong terciptanya lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik perundungan. Ia meminta sekolah maupun pemerintah daerah lebih proaktif dalam melakukan pencegahan dan penanganan kasus serupa.
“Kami di DPRD akan mengawal agar sekolah menjadi tempat yang benar-benar mendidik, bukan ruang yang menakutkan bagi anak-anak. Tidak boleh ada lagi kasus perundungan yang dibiarkan tanpa penyelesaian,” tegasnya.
Diketahui, Aulia merupakan anak dari lima bersaudara. Ayahnya telah meninggal dunia, sementara ibunya tidak lagi tinggal bersama sang ayah sebelum wafat. Meski menghadapi keterbatasan, Aulia tetap bertekad melanjutkan sekolah dan beraktivitas seperti biasa. (KB)




