Menu

Mode Gelap

Daerah · 1 Jul 2025

Pemberdayaan Perempuan Tani Melalui CSR: ROA Gelar Workshop di Desa Rio Mukti


					Sejumlah perempuan tani dari Kelompok Tani “Maju Jaya” mengikuti workshop pemberdayaan petani kecil melalui pendekatan CSR yang diselenggarakan Relawan untuk Orang dan Alam (ROA) di Desa Rio Mukti, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (27/06/25). FOTO: istimewa Perbesar

Sejumlah perempuan tani dari Kelompok Tani “Maju Jaya” mengikuti workshop pemberdayaan petani kecil melalui pendekatan CSR yang diselenggarakan Relawan untuk Orang dan Alam (ROA) di Desa Rio Mukti, Kecamatan Rio Pakava, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (27/06/25). FOTO: istimewa

DONGGALA,netiz.id (ROA) menggelar bertajuk “Akses terhadap Sumber Daya untuk Meningkatkan Produktivitas dan Pendapatan Kecil melalui Pendekatan (CSR)” di , , Kabupaten Donggala pada Jum’at (27/06/25).

Workshop ini diikuti oleh Kelompok Perempuan Tani “Maju Jaya” yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan akses petani perempuan terhadap sumber daya, khususnya yang bersumber dari program-program CSR .

Perwakilan ROA, Rizal, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk mendorong perempuan tani menjadi lebih aktif dalam mengelola lahan dan ekonomi rumah tangga mereka, serta membuka ruang dialog dengan perusahaan yang memiliki kewajiban terhadap masyarakat sekitar.

“Selama ini, program CSR kerap tidak menyentuh langsung kebutuhan petani kecil, apalagi kelompok perempuan. Kami ingin mendorong perubahan itu dengan memperkuat kapasitas mereka,” ujarnya pada Selasa (01/07/25).

Dalam kegiatan tersebut, para peserta belajar tentang pemetaan potensi lokal, pengorganisasian kelompok tani, serta strategi advokasi agar program CSR lebih berpihak pada petani kecil. Workshop ini juga menghasilkan lanjutan berupa -pelatihan tematik ke depan untuk memperkuat kemandirian kelompok perempuan tani.

Ketua Kelompok Tani “Maju Jaya”, Nengah Wantri, menyambut baik pelatihan tersebut. Ia mengatakan bahwa melalui workshop ini, anggotanya mulai menyadari pentingnya menyusun agenda dan memperjuangkan kebutuhan kelompok secara kolektif. (KB/IST)

Artikel ini telah dibaca 34 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

“Tidak Ada Jabatan Basah dan Kering”, Anwar Hafid Tantang Pejabat Pemprov Sulteng Berinovasi

15 Januari 2026 - 20:18

Gubernur Sulteng, ANwar Hafid

Sekretaris DPRD Sulteng Dorong Kinerja Aparatur pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV

15 Januari 2026 - 19:59

Sekwan DPRD SULTENG

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah