Menu

Mode Gelap

Daerah · 28 Okt 2024

Aksi Muda Jaga Iklim: Memupuk Kesadaran Lingkungan di Kalangan Generasi Muda


					Yayasan Rumah Bahari Gemilang dan Lembaga EcoNusa menggelar kegiatan Aksi Muda Jaga Iklim (AMJI) di Desa Pangalasiang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (26/10/24). FOTO: TIM Perbesar

Yayasan Rumah Bahari Gemilang dan Lembaga EcoNusa menggelar kegiatan Aksi Muda Jaga Iklim (AMJI) di Desa Pangalasiang, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (26/10/24). FOTO: TIM

DONGGALA,netiz.id — Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-96, Yayasan Rumah Bahari Gemilang dan menggelar kegiatan (AMJI) di Desa Pangalasiang, Kabupaten Donggala, , pada Sabtu (26/10/24). Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi generasi muda untuk bersatu dalam upaya melestarikan lingkungan dan mengatasi krisis iklim yang semakin mendesak.

Muda Jaga Iklim merupakan inisiatif kolaboratif yang melibatkan pemuda dari berbagai penjuru Indonesia untuk mengurangi dampak perubahan iklim. Sejak pertama kali dilaksanakan pada Oktober , gerakan ini telah mengumpulkan 166 organisasi dan komunitas di 142 lokasi, melakukan berbagai kegiatan seperti penanaman mangrove, bersih-bersih kota, , dan laut, serta diskusi publik tentang isu-isu lingkungan.

Imade Suarna, Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (BHABINKAMTIBMAS), berharap kegiatan ini dapat membangun kesadaran masyarakat, terutama generasi muda, tentang perubahan iklim dan dampaknya. “Semoga ke depannya kegiatan ini bermanfaat untuk , dan masyarakat mampu menjaga kelestarian dengan melakukan penanaman-penanaman selanjutnya,” tuturnya.

Dengan mahasiswa MSIB 7 yang berkolaborasi dengan masyarakat setempat, kegiatan ini menunjukkan semangat kolaboratif antara pemuda, pelajar, dan warga desa dalam menjaga lingkungan pesisir. Partisipasi aktif generasi muda dalam aksi ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk peduli terhadap lingkungan, dan menjadi contoh nyata dalam menjaga ekosistem baik di darat maupun di laut.

Basman, salah satu perwakilan pemerintah desa, menyatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada banyak pihak yang sudah terlibat dalam kegiatan ini. Pangalasiang memang butuh perhatian lebih, dan kegiatan Aksi Muda Jaga Iklim ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sekitar.”

Pada akhir acara, Rubalang memberikan edukasi kepada -anak tentang sampah melalui pembuatan mozaik dari bahan organik dan anorganik. “Kegiatan kami terdiri dari dua aksi: penanaman seribu propagul mangrove dan bersih pantai. Selain itu, kami juga mengadakan nonton bareng tiga film terkait perubahan iklim dan ekosistem mangrove,” ungkap Yahya Rizki Andra.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar aksi lingkungan, tetapi juga upaya untuk menciptakan kesadaran dan kepedulian di kalangan generasi muda. Melalui Aksi Muda Jaga Iklim, diharapkan Pangalasiang menjadi contoh dalam upaya menjaga lingkungan yang berkelanjutan bagi generasi mendatang.  (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 141 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

“Tidak Ada Jabatan Basah dan Kering”, Anwar Hafid Tantang Pejabat Pemprov Sulteng Berinovasi

15 Januari 2026 - 20:18

Gubernur Sulteng, ANwar Hafid

Sekretaris DPRD Sulteng Dorong Kinerja Aparatur pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV

15 Januari 2026 - 19:59

Sekwan DPRD SULTENG

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah