Menu

Mode Gelap

Daerah · 25 Sep 2024

4.903 Penyelenggara Pilkada 2024 Kota Palu Terdaftar dalam Jaminan Ketenagakerjaan


					Suasana saat Jajaran KPU Kota Palu bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu serta Kaban Kesbangpol Kota Palu. FOTO: Hamdi. Perbesar

Suasana saat Jajaran KPU Kota Palu bersama dengan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu serta Kaban Kesbangpol Kota Palu. FOTO: Hamdi.

PALU,netiz.idKepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Palu, Ansar Sutiadi, dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu, Samsurizal, resmi menandatangani perjanjian kerja sama mengenai penyelenggaraan bagi penyelenggara . Penandatanganan ini dilakukan pada Rabu, (25/09/24), di Kantor Badan .

Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua KPU Palu, Idrus, beserta jajaran Komisioner KPU Palu, seperti Haris Lawisi, dan Sekretaris KPU Palu, Aslam Adigama. Selain itu, Panitia Pemilihan Kecamatan () dari delapan kecamatan di Palu juga hadir sebagai saksi atas perjanjian penting ini.

Perjanjian kerja sama ini memastikan bahwa sebanyak 4.903 penyelenggara ad-hoc 2024, termasuk PPK, Panitia (PPS), dan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS), akan terjamin melalui program BPJS . Kesbangpol Kota Palu bertanggung jawab atas iuran kepesertaan BPJS tersebut.

Ketua KPU Palu, Idrus, menyambut baik kesepakatan ini dan mengatakan bahwa jaminan sosial ketenagakerjaan ini sangat dinantikan oleh para penyelenggara ad-hoc Pilkada. Idrus menjelaskan, jaminan ini adalah hasil dari komunikasi yang intensif antara KPU Palu dan Kesbangpol.

“Setelah melalui komunikasi yang baik antara Pemda dan KPU, Pemda akhirnya mengalokasikan anggaran untuk jaminan ini sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Idrus.

Ia menambahkan, perjanjian ini sesuai dengan (NPHD) yang telah mengatur adanya alokasi anggaran khusus untuk jaminan ketenagakerjaan, yang dibiayai melalui APBD Kota Palu.

Ansar Sutiadi, Kepala Badan Kesbangpol Palu, menyatakan bahwa pemberian jaminan ini adalah bagian dari upaya mewujudkan demokrasi yang berkualitas. “Jaminan ini tidak hanya melindungi mereka yang bekerja sebagai penyelenggara Pilkada, tetapi juga merupakan wujud penghargaan atas peran mereka dalam menjaga keberlangsungan demokrasi di daerah kita,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palu, Samsurizal, mengungkapkan bahwa kolaborasi ini berjalan lancar setelah melalui berbagai proses dinamika penguatan regulasi. Ia menjelaskan bahwa jaminan ini mencakup dua program, yaitu jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

“Jaminan kecelakaan kerja berlaku mulai dari perjalanan petugas dari rumah hingga kembali ke rumah. Jika terjadi kecelakaan kerja, seluruh biaya perawatan akan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan. Sementara untuk jaminan kematian, ahli waris dapat mengklaim hingga Rp42 juta,” jelas Samsurizal.

Ia juga menambahkan bahwa setelah masa tugas penyelenggara berakhir pada Desember 2024, kepesertaan BPJS dapat diperpanjang secara mandiri.

Ansar Sutiadi menutup dengan harapan agar Pilkada 2024 dapat berjalan lebih baik dari sebelumnya, salah satunya dengan peningkatan partisipasi pemilih pada 27 November 2024 mendatang. Anggaran yang digunakan untuk jaminan ini bersumber dari pengembalian NPHD, karena ada beberapa prediksi anggaran yang tidak terpakai, seperti anggaran untuk calon perseorangan yang ternyata tidak terjadi. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 102 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

“Tidak Ada Jabatan Basah dan Kering”, Anwar Hafid Tantang Pejabat Pemprov Sulteng Berinovasi

15 Januari 2026 - 20:18

Gubernur Sulteng, ANwar Hafid

Sekretaris DPRD Sulteng Dorong Kinerja Aparatur pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV

15 Januari 2026 - 19:59

Sekwan DPRD SULTENG

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah