Menu

Mode Gelap

Daerah · 17 Agu 2024

Wali Kota Palu Resmikan Tas Gratis, Identitas Digital Masa Depan


					Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di dampingi Wakil Wali Kota Palu Renny Lamadjido serta Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo dan Kepala Disdukcapil menandatangani SK Tas Gratis di halam kantor Wali Kota Palu. //FOTO:GINDA Perbesar

Wali Kota Palu Hadianto Rasyid di dampingi Wakil Wali Kota Palu Renny Lamadjido serta Sekretaris Daerah Kota Palu Irmayanti Pettalolo dan Kepala Disdukcapil menandatangani SK Tas Gratis di halam kantor Wali Kota Palu. //FOTO:GINDA

PALU,netiz.id Wali Kota Palu, Rasyid, secara menandatangani Surat Keputusan (SK) (), yang diikuti dengan penyerahan mock-up sebagai tanda inovasi Tas Gratis.

Tas Gratis adalah sebuah upaya untuk memanfaatkan identitas kependudukan sebagai pengganti Elektronik (KTP-EL) dalam bentuk digital melalui Identitas Kependudukan Digital (IKD). Identitas digital ini dapat digunakan untuk berbagai layanan publik yang telah terintegrasi.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kota Palu, Walawati, menjelaskan bahwa Tas Gratis akan sangat memudahkan dengan mobilitas yang tinggi. Ia meyakini bahwa identitas kependudukan digital ini memiliki yang lebih akurat. Selain itu, NPWP, BPJS, layanan perbankan, penetapan alokasi anggaran, perencanaan , bahkan data pemilih dapat diakses melalui Tas Gratis.

“Identitas kependudukan digital ini sama dengan KTP elektronik, namun datanya lebih akurat karena langsung terhubung dengan server kami. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden untuk pelayanan publik berbasis digital,” jelasnya pada Sabtu (17/08/24).

Ia juga menyebutkan bahwa Pemerintah telah menerapkan pelayanan digital. “Pemerintah Kota Palu menggunakan KTP digital untuk pelayanan menengah dan jangka panjang. Kami juga menghimbau pihak swasta, perbankan, dan lembaga pembiayaan untuk menggunakan identitas kependudukan digital ini, karena datanya sudah terintegrasi sehingga lebih akurat dan dapat mengurangi penipuan,” tambahnya.

Walawati juga menjelaskan bahwa prosesnya mengharuskan masyarakat untuk mengunduh aplikasi dan bertemu dengan petugas Dukcapil Kota Palu, karena petugas perlu memindahkan data langsung ke perangkat. Dengan inovasi ini, Walawati berharap semua pihak mulai mengenal dan menggunakan KTP digital tersebut.

“Kami belum menghapus KTP elektronik. KTP elektronik masih tetap berlaku, hanya saja datanya dipindahkan ke smartphone. Ini akan lebih diperbarui lagi ke depannya. Kami berharap Samsat dapat bekerja sama dalam pembayaran pajak kendaraan menggunakan Tas Gratis atau KTP digital ini,” tandasnya. (Dg)

Artikel ini telah dibaca 88 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

“Tidak Ada Jabatan Basah dan Kering”, Anwar Hafid Tantang Pejabat Pemprov Sulteng Berinovasi

15 Januari 2026 - 20:18

Gubernur Sulteng, ANwar Hafid

Sekretaris DPRD Sulteng Dorong Kinerja Aparatur pada Pelantikan Pejabat Eselon III dan IV

15 Januari 2026 - 19:59

Sekwan DPRD SULTENG

Anwar Hafid Lantik 389 Pejabat Pemprov Sulteng, Tekankan Data, Digitalisasi, dan Prestasi

15 Januari 2026 - 17:01

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Komisi IV DPRD Sulteng Pastikan Program 2026 Selaras Kebutuhan Masyarakat

15 Januari 2026 - 14:02

DPRD SULTENG

Gubernur Anwar Hafid Paparkan Hilirisasi Kelapa dan Pariwisata Danau Paisupok ke Bappenas

15 Januari 2026 - 11:31

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid

Anwar Hafid Dorong Kolaborasi Pemprov Sulteng–ITB untuk Pendidikan, Riset, dan Tata Ruang

15 Januari 2026 - 08:03

Gubernur Sulteng, Anwar Hafid
Trending di Daerah