DONGGALA,netiz.id — Untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga kesehatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabelota Donggala, sejumlah dokter akan disekolahkan.
Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala, Rustam Efendi, dalam konfirmasi dengan media pada Kamis (30/11/23).
Sekda menyebutkan bahwa di Donggala terdapat 34 perusahaan galian C yang akan menggunakan Corporate Social Responsibility (CSR) untuk bidang kesehatan.
“Untuk mendukung peningkatan kapasitas sumber daya kesehatan, dokter yang dilibatkan akan disekolahkan, termasuk spesialis yang dibutuhkan,” ucapnya.
“Bayangkan saja, jika semua perusahaan galian C menyekolahkan per dokter, Kabupaten Donggala bakal punya 34 dokter spesialis,” tambahnya.
Namun, Sekda menekankan bahwa situasinya akan berbeda jika Pemda Donggala atau RSUD Kabelota memiliki dokter sendiri. Hal ini diharapkan dapat mengurangi beban daerah, meningkatkan pelayanan dengan lebih banyak dokter spesialis, dan bahkan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Selanjutnya, Sekda mengungkapkan perlunya perencanaan awal untuk pembangunan fasilitas di RSUD Kabelota agar kebijakan dapat ditetapkan. Jika tidak ada dasarnya, rencana tersebut mungkin tidak dapat diimplementasikan.
“Saya memahami bahwa anggaran daerah tidak selalu mencukupi untuk pembangunan semua gedung di RSUD Kabelota. Namun, setidaknya perlu dibuat perencanaan yang dapat dibahas dengan DPRD, sehingga pada anggaran berikutnya dapat dimasukkan dalam pembangunan gedung di RSUD,” ungkap mantan kadis Pendidikan dan Kebudayaan itu. (KB)




