MAKASSAR,netiz.id — Wali Kota Palu, H. Hadianto Rasyid, SE, menjadi narasumber utama dalam sebuah podcast khusus yang diselenggarakan oleh Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) bersama Tribun Timur pada Senin, (10/7/23) di Kota Makassar.
Dalam podcast yang ditayangkan secara langsung di kanal YouTube Tribun Timur, topik yang dibahas adalah “Wali Kota Palu Galak terhadap Pejabat, Ramah terhadap Masyarakat.”
Wali Kota Hadianto menjelaskan bahwa kunjungannya ke Kota Makassar dalam rangka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVI APEKSI yang berlangsung selama beberapa hari ke depan.
Dalam wawancara tersebut, Wali Kota Hadianto menyampaikan pentingnya Rakernas sebagai pertemuan rutin dan kesempatan untuk saling berbagi praktik terbaik antara kepala daerah. Dia juga menekankan bahwa pembangunan yang sukses di setiap daerah akan menjadi tolak ukur bagi pembangunan nasional.
Wali Kota Hadianto menjelaskan bahwa tujuan utama kunjungannya bersama Wakil Wali Kota dan seluruh OPD adalah memenuhi harapan masyarakat dengan melakukan berbagai upaya kerja yang efektif.
Pemerintah Kota Palu telah mengusung 53 program kerja unggulan selama masa kepemimpinan Wali Kota Hadianto, dan dia berharap agar program-program tersebut dapat tercapai dengan baik.
Wali Kota menyadari bahwa penilaian masyarakat terhadap kinerja pemerintah sangat dipengaruhi oleh program-program yang ditawarkan. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Palu terus berupaya untuk mewujudkan keseluruhan dari 53 program kerja tersebut.
Wali Kota Hadianto menyatakan bahwa perannya saat ini adalah menjadi mediator antara masyarakat dan pemerintah, dengan tugas tidak hanya menyampaikan aspirasi, tetapi juga mengatur.
Dalam konteks itu, Wali Kota Hadianto berusaha keras untuk mengakomodasi keinginan masyarakat yang dirasakannya sebelum menjabat, dan bertujuan untuk mencapai perubahan yang signifikan.
Wali Kota mengakui bahwa masa jabatan yang terbatas membutuhkan upaya maksimal dari Pemerintah Kota Palu dan semua pemangku kepentingan untuk bekerja keras dalam mencapai perubahan yang diharapkan.




