LONDON, NETIZ – Mykhailo Mudryk resmi bebas dari sanksi doping setelah FA (Asosiasi Sepak Bola Inggris), WADA (Badan Anti-Doping Dunia), dan CAS (Pengadilan Arbitrase Olahraga) menyepakati pencabutan hukuman empat tahun pada 31 Juli 2026. Winger asal Ukraina berusia 25 tahun itu kini dapat kembali memperkuat Chelsea mulai tur pramusim, termasuk laga eksibisi melawan AC Milan di Jakarta pada 8 Agustus 2026.
Kasus Mudryk bebas doping dimulai setelah tes anti-doping Oktober 2024 menunjukkan kandungan meldonium dalam tubuhnya. Pada November 2024, dirinya menerima sanksi larangan bermain selama empat tahun, yang seharusnya berlaku hingga 2028. Sejak saat itu, penyerang tersebut tidak berkesempatan bertanding di kompetisi apapun.
Perubahan aturan teknis WADA TD2027MRL menjadi titik balik Mudryk bebas doping. Regulasi terbaru menyatakan konsentrasi rendah meldonium tidak lagi dikategorikan sebagai pelanggaran doping. Keputusan ini membuka jalan bagi pencabutan sanksi yang sebelumnya dianggap final.
FA merilis pernyataan resmi terkait pencabutan sanksi. “Sehubungan dengan perubahan aturan WADA serta pertimbangan lain, FA dan Mudryk, dengan persetujuan WADA, telah menyelesaikan proses banding. Mudryk kini tidak lagi menjalani sanksi dan dapat kembali berkompetisi dengan segera,” tutur FA dalam keterangan resmi.
Chelsea FC juga mengungkapkan rasa lega atas penyelesaian kasus ini. “Ini merupakan periode yang sangat sulit bagi Misha (Mudryk), baik secara profesional maupun pribadi. Kami sangat senang persoalan ini kini telah mencapai penyelesaian yang memungkinkannya kembali bermain sepak bola,” ungkap klub London itu melalui saluran resmi.
Mudryk sendiri menyampaikan rasa syukur melalui unggahan media sosial. “Komitmen saya untuk berkompetisi secara adil serta mewakili klub dan negara dengan profesionalisme dan integritas selalu menjadi hal yang penting bagi saya. Fokus saya kini adalah kembali bermain sepak bola, berlatih keras setiap hari, dan memberikan kontribusi positif di lapangan,” ucap Mudryk bebas doping tersebut.
Kebebasan Mudryk bebas doping membawa implikasi signifikan bagi Chelsea dalam konteks kompetisi musim mendatang. Kehadiran winger bertalenta ini memperkuat arsenalpenyerangan The Blues menjelang Premier League 2026/2027. Mudryk diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata setelah absensi hampir dua tahun penuh.
Bagi Mudryk pribadi, pencabutan sanksi membuka peluang kembali ke timnas Ukraina dan mengembalikan reputasi internasionalnya. Pemain berusia 25 tahun ini dapat fokus pada rehabilitasi fisik dan performa sepak bola tanpa beban hukum yang sebelumnya menghantui.
Kasus ini juga menjadi preseden penting dalam regulasi anti-doping olahraga modern. Perubahan standar WADA yang berlaku retroaktif menunjukkan bahwa aturan teknis doping dapat berevolusi, namun juga membuka diskusi tentang keadilan bagi atlet yang terdampak oleh peraturan lama.
Untuk publik Indonesia, kehadiran Mudryk di Jakarta pada 8 Agustus 2026 menjadi daya tarik tersendiri. Pertandingan Chelsea versus AC Milan di Stadion Utama Gelora Bung Karno akan menjadi kesempatan langka menyaksikan pemain Ukraina tersebut bermain dalam laga resmi setelah lama absen. (KB/*)





