CHANGZHOU, NETIZ – Turnamen bergengsi China Open 2026 resmi digelar untuk cabang olahraga bulu tangkis dan tenis dengan total hadiah fantastis mencapai ratusan miliar rupiah. Untuk sektor bulu tangkis, ajang berkategori Super 1000 ini berlangsung di Olympic Sports Center Gymnasium, Changzhou, mulai 21/07 hingga 26/07 mendatang. Para atlet papan atas dunia bersaing memperebutkan poin ranking tinggi serta total bonus sebesar USD 2.000.000 atau setara Rp32,9 miliar dalam ajang China Open 2026.
Badminton World Federation atau BWF menetapkan turnamen ini sebagai salah satu agenda paling prestisius dalam kalender tahunan mereka. Juara pada sektor tunggal berhak membawa pulang hadiah sebesar USD 87.500, sementara pemenang ganda mendapatkan USD 92.500 per pasangan. Kejuaraan ini menjadi krusial bagi para pemain Indonesia seperti Anthony Sinisuka Ginting untuk memperkuat posisi mereka di peringkat dunia.
“China Open adalah salah satu turnamen paling bergengsi di kalender bulu tangkis dunia. Hadiah besar dan poin ranking tinggi membuatnya selalu jadi sorotan,” kata Thomas Lund, Sekretaris Jenderal BWF.
Anthony Sinisuka Ginting yang menjadi salah satu andalan Indonesia juga memberikan komentarnya mengenai atmosfer pertandingan di negeri tirai bambu tersebut. Dia merasa termotivasi dengan antusiasme para pendukung yang selalu memenuhi arena pertandingan di China Open 2026.
“Turnamen di China selalu spesial. Atmosfer penonton di Changzhou memberi motivasi tambahan bagi kami,” kata Anthony Sinisuka Ginting, Atlet Bulu Tangkis Indonesia.
Tidak hanya bulu tangkis, gelaran China Open 2026 juga mencakup turnamen tenis internasional kategori WTA 1000 dan ATP Tour di Beijing. Kompetisi ini dijadwalkan berlangsung pada 30/09 sampai 06/10 di China National Tennis Center. Total hadiah yang ditawarkan mencapai USD 9.415.725 atau sekitar Rp155 miliar, menjadikannya salah satu turnamen dengan nilai ekonomi tertinggi di Asia.
“China Open di Beijing adalah pilar penting dalam kalender tenis global. Hadiah lebih dari USD 9 juta menunjukkan komitmen besar terhadap olahraga ini,” kata Steve Simon, Chairman WTA.
Petenis top dunia seperti Iga Swiatek, Carlos Alcaraz, hingga Novak Djokovic diperkirakan akan hadir meramaikan persaingan di Beijing. Dengan format lapangan keras luar ruangan atau hard court outdoor, turnamen ini akan menampung 96 peserta tunggal dan 32 ganda. Kehadiran bintang-bintang global tersebut dipastikan akan meningkatkan daya tarik China Open 2026 di mata penggemar olahraga seluruh dunia. (KB/*)





