Jumat, 7 Agustus 2026

Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani Tersingkir di China Open 2026

Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani

CHANGZHOU, NETIZ – Pasangan ganda putra , Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani, harus menelan pil pahit setelah tersingkir di babak kedua China Open 2026 pada 23/07. Kekalahan ini terjadi hanya beberapa pekan setelah mereka sukses mengakhiri puasa gelar 18 tahun Malaysia di ajang Polytron Indonesia Open 2026. Hasil ini menjadi sorotan tajam mengingat status mereka sebagai juara bertahan level Super 1000 tersebut.

Bertanding di Gimnasium Pusat Olahraga Olimpiade, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani kalah dari pasangan Denmark, Daniel Lundgaard dan Mads Vestergaard. Pertandingan yang berjalan sengit selama tiga gim tersebut berakhir dengan skor tipis 21-19, 12-21, dan 21-19 untuk kemenangan lawan. Ini merupakan kekalahan beruntun mereka dari pasangan Denmark yang sama setelah pertemuan di Malaysia Masters lalu.

“Kekalahan di gim ketiga sangat menyakitkan. Kami harus belajar mengelola tekanan di poin-poin penting seperti ini,” kata Goh Sze Fei, pemain ganda putra Malaysia.

Sebelumnya, performa Goh Sze Fei/Nur Izzuddin Rumsani di sangat impresif saat menundukkan wakil tuan rumah Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin di partai final. Kemenangan di Indonesia Open 2026 tersebut sempat membangkitkan harapan tinggi publik Malaysia akan konsistensi pasangan elite tersebut di kancah dunia. Namun, kegagalan mempertahankan momentum di poin kritis saat berlaga di Changzhou menunjukkan adanya tantangan yang nyata.

“Lundgaard dan Vestergaard bermain sangat sabar. Mereka tidak banyak membuang kesalahan dan selalu memaksa kami bermain satu reli ekstra,” kata Nur Izzuddin Rumsani, pemain ganda putra Malaysia.

Kini pasangan tersebut mulai mengalihkan perhatian sepenuhnya untuk menghadapi agenda besar selanjutnya yang akan berlangsung di New Delhi, India. Tim pelatih diharapkan mampu memperbaiki variasi servis dan pola serangan balik cepat agar performa mereka kembali stabil di turnamen mendatang. Target utama mereka saat ini adalah meraih hasil maksimal dalam ajang Kejuaraan Dunia yang diselenggarakan oleh BWF tersebut.

“Fokus kami sekarang adalah menyiapkan diri untuk Kejuaraan Dunia BWF 2026 di New Delhi. Masih ada waktu untuk berbenah,” kata Goh Sze Fei, pemain ganda putra Malaysia. (KB/*)