Menu

Mode Gelap

Nasional · 15 Nov 2025

Wamen ATR/Waka BPN Ajak TNI AD Perkuat Sinergi Jaga Tanah Negara sebagai Aset Strategis Pertahanan


					Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan menyampaikan arahan saat menjadi pembicara pada Apel Dansatkowil Terpusat TA 2025 di Banyumas, Kamis (13/11/25). FOTO: istimewa Perbesar

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (Wamen ATR/Waka BPN), Ossy Dermawan menyampaikan arahan saat menjadi pembicara pada Apel Dansatkowil Terpusat TA 2025 di Banyumas, Kamis (13/11/25). FOTO: istimewa

,netiz.id — Upaya menjaga tanah negara sebagai strategis pertahanan dan kedaulatan bangsa menjadi perhatian serius Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (). Dalam Apel Komandan Satuan Komando Kewilayahan (Dansatkowil) Terpusat TA 2025, Kamis (13/11/25), Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, , mendorong Angkatan Darat untuk terus mengokohkan sinergi dalam menjaga dan menata ruang daratan Indonesia.

Mewakili Menteri ATR/BPN, Nusron Wahid, Wamen Ossy menegaskan bahwa kolaborasi ATR/BPN dan tidak boleh berhenti pada penertiban aset semata. Lebih dari itu, kedua institusi harus memastikan seluruh tanah dan ruang strategis di Indonesia benar-benar berada dalam penguasaan dan negara.

“Kami berharap antara ATR/BPN dengan TNI, khususnya TNI AD, tidak hanya fokus pada penertiban aset, tetapi juga memastikan bahwa setiap jengkal tanah milik negara dikuasai dan dilindungi secara sah,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa ATR/BPN memegang tiga mandat penting dalam mendukung sistem pertahanan negara. Mulai dari menegakkan kepastian hukum atas tanah milik negara termasuk aset TNI, menjaga keterpaduan ruang dengan menyeimbangkan kebutuhan ruang pertahanan, hingga berperan sebagai mediator dan fasilitator keadilan agraria dalam penyelesaian sengketa pertanahan.

Di sisi lain, kata Wamen Ossy, TNI memiliki peran vital sebagai penjaga ruang fisik dan integritas tanah air. TNI berfungsi sebagai pengguna aset negara, pengawas penyalahgunaan ruang, hingga penyedia data lapangan yang bernilai strategis. Peran ini, menurutnya, menjadi fondasi penting dalam menciptakan tertib agraria.

“Kami berharap melalui pembinaan teritorial, komunikasi , dan pembinaan masyarakat, TNI AD dapat membantu ATR/BPN dalam mengedukasi masyarakat bahwa kepemilikan tanah harus didasarkan pada hukum, batas tanah harus jelas, dan setiap hak harus dibarengi tanggung jawab,” ujarnya.

Sinergi ATR/BPN dan TNI AD selama ini disebut telah memberikan dampak nyata, termasuk dalam penertiban aset dan penguatan tata ruang berwawasan pertahanan. Melalui penguatan kolaborasi ini, pemerintah berharap pemanfaatan ruang daratan Indonesia semakin tertib, aman, dan berpihak pada kepentingan pertahanan nasional. (KB/*)

Artikel ini telah dibaca 5 kali

badge-check

Writer

Baca Lainnya

Wamen ATR/BPN: Sekolah Rakyat Bukti Negara Hadir untuk Anak Indonesia

14 Januari 2026 - 05:42

Wamen Ossy Dermawan

328 Ribu Hektare Lahan Swasembada di Papua Selatan Kantongi SK ATR/BPN

14 Januari 2026 - 05:36

Nusron Wahid

80 Persen Tanah Terdaftar, ATR/BPN Perkuat Pengawasan PPAT Lewat Pelantikan MPPP dan MPPW

13 Januari 2026 - 10:07

ATR BPN RI

Dorong Layanan Cepat dan Bersih, Wamen ATR Tinjau Kantor Pertanahan Mempawah

13 Januari 2026 - 06:30

Wamen Ossy Dermawan

Dari Konflik ke Kolaborasi, Desa Soso Bangkit Lewat Reforma Agraria

6 Januari 2026 - 06:00

ATR BPN RI

PELATARAN Jadi Solusi Warga Sibuk, Urus Tanah di Akhir Pekan Makin Mudah

6 Januari 2026 - 05:53

ATR BPN RI
Trending di Nasional