JAKARTA, NETIZ – Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu (22/07) pukul 15.00 WIB. Pelantikan Sudaryono Kepala BGN ini dilakukan berdasarkan Keppres Nomor 78/P Tahun 2026 untuk menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri karena alasan kesehatan.
Sudaryono sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian dan kini mendapat amanah besar untuk mengawal program prioritas nasional. Salah satu tugas utamanya adalah mengelola anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencapai Rp229 triliun pada tahun ini. Penunjukan mantan Wamentan ini diharapkan mampu mempercepat realisasi program tersebut di seluruh Indonesia.
Nanik S. Deyang diketahui mundur dari jabatan Kepala BGN setelah menjabat selama 45 hari sejak dilantik pada 8 Juni 2026 lalu. Alasan pengunduran dirinya berkaitan dengan kondisi sakit jantung yang mengharuskannya menjalani pengobatan intensif di luar negeri. Sudaryono Kepala BGN hadir untuk memastikan tidak terjadi kevakuman kepemimpinan dalam lembaga vital tersebut.
Sudaryono memiliki latar belakang pendidikan yang kuat sebagai Sarjana Teknik dan lulusan S3 dengan IPK sempurna 4,00. Kapabilitas akademis dan pengalaman birokrasinya di Kementerian Pertanian menjadi modal utama dalam memimpin tata kelola pangan dan gizi. Fokus kerjanya akan mencakup evaluasi dapur Satuan Pelayanan Program Gizi (SPPG) dan transparansi anggaran.
“Doakan saya amanah, doakan saya baik. Satu yang saya janjikan, saya kerja dengan sebaik-baiknya,” kata Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga memberikan dukungannya atas transisi kepemimpinan ini di lingkungan istana demi kelancaran program. “Saya percaya dengan pengalaman Pak Sudaryono sebagai Wamentan, program MBG bisa berjalan dengan tata kelola yang lebih baik, transparan, dan tepat sasaran,” kata Gibran Rakabuming Raka, Wakil Presiden RI.
Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa keputusan ini diambil langsung oleh Presiden demi keberlanjutan program strategis. Sudaryono Kepala BGN diharapkan langsung tancap gas mengingat pentingnya pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah. Organisasi kepemudaan seperti GMPK turut menyambut positif langkah strategis pemerintah dalam memperkuat struktur BGN.
Sebagai pimpinan baru, Sudaryono Kepala BGN akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan teknis di lapangan. Hal ini mencakup koordinasi antarlembaga untuk memastikan distribusi makanan bergizi tepat sasaran dan efisien sesuai visi Presiden Prabowo Subianto. (KB/*)





